Showing posts with label Kesehatan Umum. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan Umum. Show all posts

Monday, January 4, 2016

7 Budaya Yang Berpengaruh Terhadap Kesehatan

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
7 budaya yang berpengaruh terhadap kesehatan, 7 budaya, budaya yang salah, budaya yang tidak sesuai dengan kesehatan, budaya, budaya masyarakat

Budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.
Pengaruh Kebudayaan Terhadap Bidang Kesehatan Kebudayaan memiliki pengaruh yang sangat besar dalam perkembangan ilmu kesehatan diantarnya :
Pengaruh Tradisi 
Pengaruh tradisi adalah pengaruh yang telah lama dilakukan dan sudah menjadi bagian dari kehidupan suatu kelompok masyarakat. Ada beberapa tradisi di dalam masyarakat yang dapat berpengaruh negatif terhadap kesehatan masyarakat. Misalnya Seorang ibu yang baru saja melahirkan mendapat pantangan untuk memakan telur, daging, dan sebagainya. Ibu tersebut hanya diperbolehkan memakan nasi dan garam serta kecap saja dengan alasan gatal-gatal dan alasan lain, hal ini sudah dilakukan turun temurun dan membudaya di lingkungan masyarakat tersebut. Seharusnya adalah ibu yang baru melahirkan memakan makanan bergizi agar mempercepat proses penyembuhan jaringan dalam tubuh ibu tersebut, misalnya konsumsi makanan yang mengandung vitamin A karena vitamin A sangat dibutuhkan oleh ibu. Karena hal tersebut sudah merupakan kebiasaan pada msyarakat setempat sehingga ibu yang melahirkan melaksanakan anjuran tersebut. 

Pengaruh Fatalistis 
Pengaruh fatalistis adalah pengaruh yang mampu membuat seseorang bersikap putus asa apabila menghadapi suatu masalah Sikap fatalistis ini juga mempengaruhi perilaku kesehatan. Contonya : beberapa anggota masyarakat dikalangan kelompok tertentu (fanatik) yang beraga islam percaya bahwa anak adalah titipan Tuhan, dan sakit atau mati adalah takdir, sehingga masyarakat kurang berusaha untuk segera mencari pertolongan pengobatan bagi anaknya. 

Sikap Etnosentris 
Sikap etnosentris adalah sikap yang memandang kebudayaan sendiri yang paling baik jika dibandingkan dengan kebudayaan pihak lain. Masyarakat tentu memiliki budaya dan ilmu kesehatan juga memiliki budaya. Misalnya : pada masyarakat tertentu seorang anak yang sedang luka dilarang memakan telur karna alasan telur dapat membuat luka tersebut infeksi gatal – gatal dan lama sembuh, itu adalah budaya yang salah dan tidak sesuai dengan budaya kesehatan yang mengharuskan anak tersebut memakan telur agar mempercepat penyembuhan jaringan. 

Pengaruh perasaan bangga pada statusnya 
Pengaruh perasaan bangga pada statusnya misalnya dalam upaya perbaikan gizi disuatu daerah pedesaan tertentu menolak untuk makan daun singkong, walaupun mereka tahu kandungan vitaminnya tinggi. Setelah diselidiki ternyata masyarakat beranggapan daun singkong hanya pantas untuk makanan kambing dan mereka menolaknya karna status mereka tidak dapat disamakan dengan kambing. 

Pengaruh Norma 
Contonya dalam hal upaya untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi banyak mengalami hambatan karna ada norma yang melarang hubungan antara dokter yang memberikan pelayanan dengan ibu hamil sebagai pengguna pelayanan. 

Pengaruh Nilai 
Nilai yang berlaku didalam masyarakat berpengaruh terhadap perilaku kesehatan. Contonya : masyarakat memandang lebih bergengsi beras putih daripada beras merah, padahal mereka mengetahui bahwa vitamin B1 lebih tinggi diberas daripada beras putih. 

Kebiasaan yang ditanamkan sejak kecil akan berpengaruh terhadap kebiasaan pada seseorang ketika ia dewasa. Misalnya manusia biasa makan nasi sejak kecil akan sulit diubah kebiasaan makannya setelah dewasa. Perubahan Budaya Mempengaruhi Kesehatan Ada tiga alur tingkatan pengaruh budaya terhadap kesehatan. Pengaruh ini dari urutan atas ke bawah menunjukkan peningkatan kompleksitas dan pengaruhnya bersifat semakin tidak langsung pada kesehatan. Pada alur paling atas terlihat bagaimana perubahan pada kondisi mendasar lingkungan fisik contonya : suhu ekstrim atau tingkat radiasi ultraviolet yang dapat mempengaruhi biologi manusia dan kesehatan secara langsung. Misalnya sejenis kanker kulit. Alur dua tingkatan lain yaitu ditengah dan bawah mengilustrasikan proses – proses dengan kompleksitas lebih tinggi termasuk hubungan antara kondisi lingkungan fungsi – fungsi ekosistem dan kodisi sosial ekonomi. Alur tengah dan bawah menunjukkan tidak mudahnya menemukan korelasi langsung antara perubahan lingkungan dan kondisi kesehatan. Akan tetapi dapat ditarik benang merah bahwa perubahan – perubahan lingkungan ini secara langsung atau tidak langsung bertanggung jawab atas faktor – faktor penyangga utama kesehatan dan kehidupan manusia

Friday, January 1, 2016

3 Macam-macam Jenis Jerawat

3 macam-macam jenis jerawat, 3 macam jerawat, 3 jenis jerawat, macam jerawat, jenis jerawat, jerawat ringan, jerawat sedang, jerawat berat

Jenis-jenis Jerawat-Jerawat adalah penyakit yang terjadi karena adanya proses peradangan dari kelenjar minyak yang terdapat pada kulit. Peradangan ini bisa disebabkan oleh adanya penyumbatan dari kelenjar minyak, produksi kelenjar minyak yang berlebih serta ada infeksi dari kuman tertentu. Jerawat biasanya timbul di daerah kulit yang banyak mengandung kelenjar minyak misalnya di wajah kita terutama di daerah pipi, dahu, dagu, daerah hidung. Namun jerawat juga bukan tidak mungkin timbul dibagian tubuh lain anda, karena jerawat juga pada dasarnya dapat timbul di daerah leher, bahkan punggung serta di daerah dada kita. Jerawat kadang membuat kita kurang percaya diri padahal mengobati jerawat dengan sedikit biaya dan cara sederhana merupakan salah satu cara cantik tanpa biaya.

Jerawat yang tumbuh dapat disebabkan oleh berbagai faktor, misalnya makanan, kurang tidur,lelah, stress, dan lain sebagainya, oleh karena itu penting kita mempunyai pengetahuan tentang masalah-masalah tersebut. Jerawat itu sendiri berdasarkan jenisnya ada beberapa macam, dan banyak orang tidak tahu tentang jenis jerawat itu. Maka pada kesempatan kali ini, blog tanya ahli akan membuat satu artikel yang membahas tentang jenis-jenis jerawat.

Jenis-jenis jerawat bisa diklasifikasikan atau dibagi ke beberapa jenis, yaitu :
Jerawat ringan
Jerawat jenis ini biasanya ada di wajah, seperti kita sering mengalami jerawat tipe ini. Jerawat ringan dapat diobati dengan obat jerawat yang bisa dibeli di apotek atau toko obat.

Jerawat sedang
Jumlahnya sekitar 20 sampai 60 buah, berukuran kecil dan sedang. biasanya jerawat jenis ini tumbuh di wajah, punggung dan dada. Jerawat sedang ini terkadang memerlukan bantuan perawatan dari dokter.

Jerawat berat
Jerawat jenis ini sangat jarang dan harus diobati ke dokter spesial kulit. Di bawah lapisan epidermis terdapat lapisan dermis(kulit jangat), sementara lapisan terbawah berisi lemak. Didalam kulit juga terdapat kelenjar minyak dan kelenjar keringat. Kulit juga memproduksi air yang akan menjaga kelembaban kulit.

Cara Merawat Gigi Yang Sehat dan Bersih

Cara Merawat Gigi Yang Sehat Dan Bersih-Perawatan kebersihan gigi dan mulut seseorang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, misalnya keadaan lingkungan, aktivitas, maupun keadaan psikologi. Aktivitas yang tidak terlalu melelahkan kadang berpengaruh terhadap keadaan psikologis seseorang. Seseorang yang badannya masih segar akan melakukan suatu aktivitas untuk menjaga kesehatannya. Sebagai contoh, orang yang tidak terlalu lelah dalam bekerja akan menjaga kebersihan gigi dan mulut mereka karena menjaga kebersihan gigi dan mulut ini sering dianggap sebagai aktivitas untuk mengisi waktu luang setelah melakukan rutinitas.
cara merawat gigi yang sehat dan bersih, cara merawat gigi, merawat gigi yang bersih, merawat gigi yang sehat, merawat gigi anak

Gigi dan mulut yang tidak bersih pada penderita karies gigi akan menimbulkan karies gigi dan kemudian bisa juga menyebabkan abses gigi.  Abses gigi atau gigi bernanah sebenarnya adalah komplikasi kepada karies gigi. Ia juga boleh berlaku akibat trauma terhadap gigi (misalnya apabila gigi patah atau hancur). Enamel yang terbuka (berlubang) membenarkan kemasukan bakteria yang akan menjangkiti bahagian tengah (pulpa) gigi. Jangkitan boleh merebak dari akar gigi hingga ke tulang yang menyokong gigi. Jangkitan menyebabkan berlakunya pengumpulan nanah (terdiri daripada tisu yang mati, bakteria yang telah mati atau masih hidup dan sel darah putih) dan pembengkakan tisu dalam gigi. Ini menyebabkan sakit gigi. Jika struktur akar gigi mati, sakit gigi mungkin hilang, tetapi jangkitan kekal aktif dan terus merebak dan memusnahkan tisu. 
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam perawatan kesehatan gigi dan mulut. Hal-hal dasar yang harus diperhatikan dalam perawatan kesehatan gigi dan mulut yaitu :
Memilih sikat gigi
Untuk menggosok gigi, lazimnya dpakai sebuah sikat gigi. Tetapi hal ini tentu tergantung dari kemampuan setiap keluarga. Beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih sikat gigi, antara lain : Sikat gigi dengan tangkai yang lurus dan mudah dipegang, Kepala sikat gigi harus yang kecil, Bulu sikat gigi harus sama panjangnya sehingga membentuk permukaan yang datar

Cara menggosok gigi 
Cara menggosok yang dianjurkan adalah cara menggosok gigi dengan gerakan-gerakan yang pendek, yaitu : menggosok gigi berulang-ulang pada satu tempat dahulu, sebelum pindah ke tempat yang lain.

Pasta Gigi 
Pada masa lalu pasta gigi yang digunakan bersama-sama dengan sikat gigi hanya bersifat sebagai alat kosmetik dan alasan sosial saja. Walaupun demikian, dalam 30 tahun terakhir ini bahan-bahan pencegahan seperti flour, antibiotik, senyawaan ammonium dan penghambat enzim ditambahkan kedalamnya untuk menghambat timbulnya karies. 
Susunan dasar kebanyakan pasta gigi umumnya sama. Bubuk pasta gigi berisi bahan yang abrasif, pembersih, bahan penambah rasa dan pewarna serta pemanis. Disamping mengandung juga bahan pengikat, pelembab, pengawet dan air. Kegunaan macam-macam isi pasta gigi adalah sebagai berikut : Bahan perbersih dan penghalus (20 40 %), Detergen (1 – 2%), Bahan pengikat (1 – 5%), Bahan pelembab (10 – 30%), Bahan penyedap dan pemanis (1 – 5%), Bahan pengawet (0,05 – 0,5%), Bahan pewarna, Flour, dan Bahan desensitisasi. 
Perawatan gigi yang baik akan memberikan dampak positif bagi kesehatan gigi dan mulut. Dengan perawatan gigi dan mulut yang baik maka kesehatan gigi dan mulut akan selalu terjaga dan sehat. Penderita karies gigi harus lebih memperhatikan perawatan gigi dan mulut mereka agar tidak timbul dampak lain yang diakibatkan dari kurangnya perawatan gigi dan mulut. Penderita karies gigi harus selalu menjaga kebersihan gigi dan mulut mereka agar tetap bersih karena kebersihan gigi dan mulut pada penderita karies gigi akan mengurangi resiko terhadap terjadinya abses gigi. Sedangkan pada pasien yang memiliki gigi dan mulut yang tidak bersih pada penderita karies gigi akan berdampak buruk pada kesehatan gigi dan mulut penderita. Gigi dan mulut yang tidak bersih pada penderita karies gigi akan menimbulkan penyakit abses gigi.  
Abses gigi atau gigi bernanah sebenarnya adalah komplikasi kepada karies gigi. Ia juga boleh berlaku akibat trauma terhadap gigi (misalnya apabila gigi patah atau hancur). Enamel yang terbuka (berlubang) membenarkan kemasukan bakteria yang akan menjangkiti bahagian tengah (pulpa) gigi. Jangkitan boleh merebak dari akar gigi hingga ke tulang yang menyokong gigi. Jangkitan menyebabkan berlakunya pengumpulan nanah (terdiri daripada tisu yang mati, bakteria yang telah mati atau masih hidup dan sel darah putih) dan pembengkakan tisu dalam gigi. Ini menyebabkan sakit gigi. Jika struktur akar gigi mati, sakit gigi mungkin hilang, tetapi jangkitan kekal aktif dan terus merebak dan memusnahkan tisu. 

Cara Mencegah Abses Gigi

Cara Mencegah Abses Gigi-Abses gigi merupakan pengumpulan bahan-bahan yang dijangkiti (nanah) berpunca dari jangkitan bakteria di bahagian tengah (pulpa) gigi. Abses gigi ini pula awalnya penderita mengalami karies gigi.
cara mencegah abses gigi, cara mencegah abses, mencegah abses gigi, abses gigi, gigi abses

Abses gigi atau gigi bernanah sebenarnya adalah komplikasi kepada karies gigi. Ia juga boleh berlaku akibat trauma terhadap gigi (misalnya apabila gigi patah atau hancur). Enamel yang terbuka (berlubang) membenarkan kemasukan bakteria yang akan menjangkiti bahagian tengah (pulpa) gigi. Jangkitan boleh merebak dari akar gigi hingga ke tulang yang menyokong gigi.

Jangkitan menyebabkan berlakunya pengumpulan nanah (terdiri daripada tisu yang mati, bakteria yang telah mati atau masih hidup dan sel darah putih) dan pembengkakan tisu dalam gigi. Ini menyebabkan sakit gigi. Jika struktur akar gigi mati, sakit gigi mungkin hilang, tetapi jangkitan kekal aktif dan terus merebak dan memusnahkan tisu. 

Karies gigi dapat menjadi abses gigi dikarenakan beberapa faktor penyebab, diantaranya ketidakpatuhan penderita dalam meminum obat sakit gigi, kebersihan gigi dan mulut yang kurang, tidak teratur melakukan pemeriksaan gigi ke petugas kesehatan.

Adapun gejala-gejala yang muncul pada penyakit abses gigi adalah sebagai berikut :
1) Sakit gigi. 
2) Sakit gigi yang teruk dan berterusan. 
3) Sakit yang berdenyut-denyut. 
4) Sakit ketika mengunyah. 
5) Gigi terasa sensitif kepada air sejuk atau panas. 
6) Rasa pahit di dalam mulut. 
7) Nafas berbau busuk. 
8) Mungkin demam. 
9) Kelenjar leher bengkak. 
10) Rasa tidak selesa, tidak sihat atau tidak tenang. 
11) Bahagian rahang bengkak (sangat serius).

Untuk mencegah dan menanggulangi kejadian abses gigi maka kita sebaiknya kita melakukan beberapa hal diantaranya yaitu :
Langkah pencegahan yang dapat dilakukan sendiri 
a) Untuk meredakan kesakitan, ambil ubat penahan sakit. 
b) Jangan meletakkan serbuk aspirin di atas gigi. Aspirin akan menghancurkan gusi dan memusnahkan enamel gigi. 
c) Jangan minum minuman yang terlalu panas atau sejuk. 
d) Jangan mengunyah gula. 
e) Hindari makanan yang manis, pedas dan berempah. Diet dalam bentuk cair mungkin perlu untuk 1 atau 2 hari hingga rasa sakit hilang. 
f) Berkumur dengan air garam setiap satu jam. 

Melakukan Perawatan 
Tujuan utama perawatan adalah untuk menyingkirkan jangkitan, mengekalkan gigi dan mencegah komplikasi. Antibiotik boleh diberi untuk melawan jangkitan. Berkumur dengan air garam dapat menghilangkan rasa sakit.
Perawatan gigi seharusnya dapat dilakukan sebelum penderita mengalami abses gigi, sehingga penderita juga harus mengetahui tentang cara merawat gigi yang bersih dan sehat.

Demikian artikel tentang Cara Mencegah Penyakit Abses Gigi yang dapat blog tanya ahli berikan pada kesempatan posting kali ini. Semoga setelah membaca artikel dari blog tanya ahli kali ini maka pengunjung bisa melaksanakan Cara Mencegah Penyakit Abses Gigi sehingga kondisi gigi para pengunjung dapat sehat dan bersih.

Cara Mencegah Gigi Karies

cara mencegah gigi karies, gigi, gigi karies, cara mencegah karies, karies gigi pada anak, anak dengan karies gigi

Cara Mencegah Gigi Karies-Karies gigi merupakan suatu penyakit jaringan keras gigi, yaitu email, dentil dan sementum, yanmg disebabkan oleh aktivitas suatu jasad renik dalam suatu karbohidrat yang dapat diragikan. Tandanya adalah adanya demineralisasi jaringan keras gigi yang kemudian diikuti oleh kerusakan bahan organiknya. Akibatnya, terjadi invasi bakteri dan kematian pulpa serta penyebaran infeksinya ke jaringan peripeks yang dapat menyebabkan nyeri. Beberapa jenis karbohidrat makanan misalnya sukrosa dan glukosa, dapat diragikan oleh bakteri tertentu dan membentuk asam sehingga pH plak akan menurun sampai di bawah 5 dalam tempo 1 – 3 menit. 

Karies dapat diklasifikasikan berdasarkan daerah anatomis tempat karies itu timbul. Dengan demikian lesi bisa dimulai pada pit dan fisur atau pada permukaan halus. Lesi permukaan, harus dimulai pada email atau sementum dan dentin akar yang terbuka (karies akar). Kemungkinan lain karies bisa timbul pada tepian restorasi. Ini disebut karies rekueren atau karies sekunder.

Karies bisa juga digolongkan berdasarkan keparahan atau kecepatan berkembangnya gigi dan permukaan gigi yang terkena bisa berbeda-berbeda bergantung pada keparahan karies yang dihadapi. 

Banyak sekali faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya karies gigi. Beberapa hal yang dapat mempengaruhi terjadinya karies gigi pada manusia adalah :
Keturunan 
Dari suatu penelitian terhadap 12 pasang orang tua dengan keadaan gigi yang baik, terlihat bahwa anak-anak dari 11 pasang orang tua memiliki keadaan gigi yang cukup baik.
Di samping itu dari 46 pasang orang tua dengan prosentase karies yang tinggi, hanya 1  pasang yang memiliki anak dengan gigi yang baik, 5 pasang dengan prosentasi karies sedang, selebihnya 40 pasang lagi dengan prosentase karies yang tinggi.

Ras
Keadaan tulang rahang sesuatu ras bangsa berhubungan dengan prosentase karies yang semakin meningkat.
Misalnya pada ras tertentu dengan rahang yang sempit, sehingga gigi-gigi pada rahang sering tumbuh tidak teratur, tentu dengan keadaan gigi yang tidak teratur ini akan mempersukar pembersihan gigi, dan ini akan mempertinggi prosentase karies pada ras tertentu.

Jenis Kelamin 
Dari pengamatan yang dilakukan oleh Milhahn-Turkeheim didapat bahwa prosentase gigi pada wanit adalah lebih tinggi dibanding dengan pria. Prosentase karies molar kiri lebih tinggi dibanding dengan molar kanan, karena faktor pengunyahan dan pembersihan dari masing-masing bagian gigi.

Umur 
Sepanjang hidup dikenal 3 fase umur dilihat dari sudut gigi geligi.
a) Periode gigi campuran, disini molar 1 paling sering terkena karies
b) Periode pubertas (remaja) umur antara 14 – 20 tahun. Pada masa pubertas terjadi perubahan hormonal yang dapat menimbulkan pembengkakan gusi, sehingga kebersihan mulut menjadi kurang terjaga. Hal inilah yang menyebabkan prosentase karies lebih tinggi.
c) Umur antara 40 – 50 tahun, pada umur ini sudah terjadi retraksi atau menurunnya gusi dan papil sehingga sisa-sisa makanan sering lebih sukar dibersihkan.

Makanan 
Makanan sangat berpengaruh terhadap gigi dan mulut, pengaruh ini dapat dibagi menjadi 2, yaitu isi dari makanan yang menghasilkan energi dan fungsi mekanisme dari makanan yang dimakan.

Unsur kimia 
Unsur kimia yang mempunyai pengaruh terhadap karies gigi adalah flour.

Air ludah 
Dalam setiap ml air ludah dijumpai 10 – 200 juta bakteri.

Plak
Plak terbentuk dari campuran antara bahan-bahan air ludah dengan sisa-sisa makanan serta bakteri. Plak ini mula-mula terbentuk agar cair, yang lama kelamaan menjadi kelat, tempat bertumbuhnya bakteri.

Adapun Mencegah terjadinya gigi yang karies merupakan hal yang perlu dilakukan oleh orang tua kepada anaknya. Terdapat beberapa hal yang harus dilakukan oleh ibu untuk mencegah terjadinya karies gigi diantaranya adalah dengan :
Hilangkan Substrat Karbohidrat
Tidak perlu menghilangkan secara total karbohidrat dari makanan, yang diperlukan hanyalah mengurangi frekwensi gula dan membatasinya pada saat makan saja, hal ini dianggap cara pencegahan yang paling efektif.

Tingkatkan Ketahanan Gigi
Email dan detin yang terbuka dapat dibuat lebih resisten terhadap karies yang memaparkannya flours secara tepat.

Hilangkan Plak Bakteri
Secara teoritis permukaan gigi yag bebas Plak tidak akan menjadi karies, tetapi menghilangkan total Plak secara teratur bukanlah pekerjaan mudah, untungnya tidak semua kuman dalam Plak mampu meragikan gula sehingga tidaklah mustahil untuk mencegah karies dengan jalan mengurangi kuman yang kariogeniknya saja.

Silahkan baca juga artikel yang terkait tentang masalah kesehatan gigi
Cara merawat gigi yang bersih dan sehat
Cara mencegah abses gigi

Perilaku Seks Yang Harus Diwaspadai

perilaku seks yang harus diwaspadai, Perilaku seks, mewaspadai perilaku seks, seks bebas, perilaku seks menyimpang, perilaku seks pada remaja, perilaku seks dengan bukan pasangan

Perilaku seks yang harus diwaspadai-Perilaku seseorang terkadang tidak sesuai dengan norma yang telah ada di masyarakat, perilaku tersebut disebut sebagai perilaku menyimpang. Terkadang perilaku manusia berbeda dengan norma-norma yang berlaku dan manusia terlalu jauh melakukan perilaku dari yang seharusnya, salah satu perilaku yang terkadang menyimpang dari norma yang telah ada adalah perilaku seksual. Perilaku seksual merupakan perilaku yang muncul karena adanya dorongan seksual atau kegiatan mendapatkan kesenangan organ seksual melalui berbagai perilaku.

Perilaku seksual yang sehat dan dianggap normal adalah cara heteroseksual, vaginal, dan dilakukan suka sama suka. Sedangkan yang tidak normal (menyimpang) antara lain : sodomi, homoseksual. 

Selama ini perilaku seksual sering disederhanakan sebagai hubungan seksual berupa penetrasi dan ejakulasi. Perilaku seksual secara rinci dapat berupa : 
Berfantasi
Merupakan perilaku membayangkan dan mengimajinasikan aktivitas seksual yang bertujuan untuk menimbulkan perasaan erotisme.
Pegangan tangan 
Aktivitas ini tidak terlalu menimbulkan rangsangan seksual yang kuat namun biasanya muncul keinginan untuk mencoba aktivitas yang lain.
Cium kering
Berupa sentuhan pipi dengan pipi atau pipi dengan bibir.
Cium basah 
Berupa sentuhan bibir ke bibir.
Meraba
Merupakan kegiatan bagian-bagian sensitif rangsang seksual, seperti leher, paha, alat kelamin, dan lain-lain.
Berpelukan 
Aktivitas ini menimbulkan perasaan tenang, aman, nyaman disertai rangsangan seksual (terutama jika mengenai daerah aerogen / sensitif).
Mastrubasi (wanita) Onani (laki-laki)
Perilaku merangsang organ kelamin untuk mendapatkan kepuasan seksual.
Oral seks 
Merupakan aktivitas seksual dengan cara memasukan alat kelamin ke dalam mulut lawan jenis.
Petting
Merupakan seluruh aktivitas non intercourse (hingga menempelkan alat kelamin).
Intercourse (senggama)

Manfaat Asam Folat dan Zat Besi Untuk Ibu Hamil

Manfaat Asam Folat dan Zat Besi Untuk Ibu Hamil-Wanita pada saat hamil memerlukan zat besi dan asam folat. Kurangnya konsumsi zat di atas dapat menyebabkan anemia, karena zat yang tercantum diatas merupakan zat yang dapat meningkatkan kadar Hb. 
manfaat asam folat dan zat besi untuk ibu hamil, Asam folat, zat besi, manfaat asam folat, manfaat zat besi, manfaat asam folat untuk ibu hamil, manfaat zat besi untuk ibu hamil

Bagi manusia, zat besi diperlukan dalam pembentukkan sel darah merah, yaitu hemoglobin. Fungsi zat besi (Fe) dalam tubuh terutama berkaitan dengan pembentukkan hemoglobin. Pembawa elektron yang mengandung besi (terutama sitokrom) terdapat dalam mitokondria semua sel tubuh dan penting pada sebagian besar oksidasi yang terjadi dalam sel. Oleh sebab itu besi mutlak penting untuk transport oksigen ke jaringan, maupun untuk mempertahankan sistem oksidatif di dalam sel jaringan. 
Folic acid penting untuk pembentukkan neuclic acid dan inti sel. Kekurangan focil acid menyebabkan sintesa neuclic acid tidak adekuat sehingga menyebabkan anemia megaloblastik (anemia pernisiosa). Folic acid dapat merangsang produksi leukosit yang dipakai sebagai obat likopeni agrositosis. Cadangan folic acid dalam tubuh sangat sedikit, antara 5 – 10 µg dan dalam diet folat bebas batas dari dalam darah antara 2 minggu, dan pertukaran megaloblastik terlihat dalam tulang setelah 20 minggu. Hal ini sangat berbeda dengan cadangan vitamin B12 yang berakhir secara individual sekurang-kurangnya 5 tahun. 

Kebutuhan akan folic acid 50 – 100 µg perhari pada wanita normal dan 300 – 400 µg perhari pada wanita hamil sedangkan hamil kembar lebih besar lagi. Ibu hamil memerlukan pembelahan sel dalam perkembangan janin dan organ, ibu memerlukan folic acid. Pemberian folic acid biasanya non toxic dimana alergi (seperti ruam, gatal) sangat jarang terjadi. 

Agar pengunjung blog tanya ahli lebih memahami mengenai zat gizi dan asam folat maka pada kesempatan kali ini blog tanya ahli akan mencoba menerangkan satu persatu mengenai zat besi dan asam folat.

Manfaat Zat Besi (Fe) Untuk Ibu Hamil 
Zat besi adalah unsur logam besi dalam tubuh yang diperlukan oleh kebanyakan organisme kecuali sebagian kecil bakteri. Bagi manusia, zat besi diperlukan dalam pembentukkan sel darah merah, yaitu hemoglobin.
Tubuh mendaur ulang zat besi yaitu ketika sel darah merah mati, zat besi didalamnya dikembalikan lagi ke sumsum tulang untuk digunakan kembali oleh sel-sel darah merah yang baru. 
Fungsi zat besi (Fe) dalam tubuh terutama berkaitan dengan pembentukkan hemoglobin. Pembawa elektron yang mengandung besi (terutama sitokrom) terdapat dalam mitokondria semua sel tubuh dan penting pada sebagian besar oksidasi yang terjadi dalam sel. Oleh sebab itu besi mutlak penting untuk transport oksigen ke jaringan, maupun untuk mempertahankan sistem oksidatif di dalam sel jaringan. 
Untuk memenuhi kebutuhan akan zat besi selama hamil, ibu harus mengkonsumsi zat besi selama hamil, ibu harus mengkonsumsi zat besi sekitar 45 – 50 mg sehari. Kebutuhan ini dapat terpenuhi dari makanan yang kaya akan zat besi, seperti daging berwarna merah, hati, ikan, kuning telur, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, tempe, roti, dan serelai. Agar zat besi lebih mudah diserap, terutama beksi non heme sebaiknya dikonsumsi bersamaan dengan buah-buahan yang mengandung vitamin C.
Ibu hamil dengan masuk zat besi yang terpenuhi akan terhindar dari anemia, karena zat besi bagi ibu hamil dapat meningkatkan kadar Hb sehingga kadar Hb pada ibu tidak akan rendah.

Manfaat Asam Folat Untuk Ibu Hamil 
Asam folat adalah garam dari folic acid atau pteroyglutamate. Kerja dan pemakaiannya sama dengan folic acid, tetapi garam ini khususnya dipakai melalui parenteral. Kata asam folat berasal dari bahasa latih yang berarti daun. 
Asam folat adalah bagian dari vitamin B Kompleks yang dapat diisolasi dari daun hijau, buah segar, kulit, hati, ginjal dan jamur. Asam folat disebut juga dengan folacin atau liver lactobacilus cosil factor dan untuk faktor R atau vitamin B 11. 
Folic acid penting untuk pembentukkan neuclic acid dan inti sel. Kekurangan focil acid menyebabkan sintesa neuclic acid tidak adekuat sehingga menyebabkan anemia megaloblastik (anemia pernisiosa). Folic acid dapat merangsang produksi leukosit yang dipakai sebagai obat likopeni agrositosis. Cadangan folic acid dalam tubuh sangat sedikit, antara 5 – 10 µg dan dalam diet folat bebas batas dari dalam darah antara 2 minggu, dan pertukaran megaloblastik terlihat dalam tulang setelah 20 minggu. Hal ini sangat berbeda dengan cadangan vitamin B12 yang berakhir secara individual sekurang-kurangnya 5 tahun. 
Kebutuhan akan folic acid 50 – 100 µg perhari pada wanita normal dan 300 – 400 µg perhari pada wanita hamil sedangkan hamil kembar lebih besar lagi. Hamil memerlukan pembelahan sel dalam perkembangan janin dan organ, ibu memerlukan folic acid. Pemberian folic acid biasanya non toxic dimana alergi (seperti ruam, gatal) sangat jarang terjadi (Hanafiah, 2006). Asam folat juga dibutuhkan oleh ibu hamil untuk meningkatkan kadar Hb, sehingga konsumsi asam folat yang baik dapat mencegah kejadian anemia pada ibu hamil. 
Salah satu contoh obat yang mengandung asam folat dan diberikan kepada ibu hamil adalah folaxin. Asam folat berperan dalam pertumbuhan janin yang normal serta membantu memelihara kesehatan tubuh. 

Mungkin pada kesempatan posting kali ini hanya sampai disitu blog tanya ahli dapat memberikan informasi kepada para pengunjung tanya ahli, dan jika pengunjung belum mengerti atau memiliki pertanyaan maupun saran bagi blog tanya ahli maka kami sarankan untuk menyampaikannya melalui komentar di setiap artikel kami. Sekian Terima kasih, semoga blog tanya ahli memberikan manfaat bagi anda setiap anda membaca artikel dan kunjungan anda di blog tanya ahli.

ARTIKEL TERKAIT
Manfaat Vitamin A Bagi Wanita
Pedoman Lengkap : Makanan Bagi Ibu Hamil
KEHAMILAN DAN PENTINGNYA PEMERIKSAAN KEHAMILAN

Wednesday, December 30, 2015

Air Bersih

Air Bersih - Air adalah sangat penting bagi kehidupan manusia yakni untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari selayaknya harus memenuhi sayarat baik kualitas maupun kuantitas.

Air mempunyai kualitas yang berbeda-beda, misalnya saja dari segi bersih dan tidaknya. Air yang bersih setidaknya memenuhi beberapa syarat berikut ini : syarat kuantitas dan syarat kualitas. Syarat Kuantitas dari air bersih diantaranya dilihat dari jumlah keperluan air bersih dalam keluarga perkapita tidaklah sama pada setiap negara. Pada umumnya penggunaan air dinegara – negara yang sudah maju akan lebih besar dari negara – negara yang sedang berkembang. Sedangkan syarat kualitas, Air untuk keperluan untuk rumah tangga haruslah memenuhi syarat fisik, kimia dan bakteriologi yaitu tidak berwarna atau jernih, tidak berasa dan tidak berbau dan tidak mengandung zat – zat kimia yang membahayakan kesehatan serta tidak mengandung bibit penyakit terutama yang  sering menular dengan perantaraan air seperti kolera, disentri, hepatitis, typoid dan lain sebagainya.

Sumber air bersih bisa kita dapat dari air hujan, air sungai dan danau, serta dari mata air. Untuk sumber air bersih dari air hujan dilakukan dengan cara ditampung kemudian dapat dijadikan air minum. Akan tetapi air hujan tidak mengandung kalsium, oleh karena itu agar dapat dijadikan air minum yang sehat perlu ditambahkan kalisum kedalamnya. Sedangkan air bersih yang berasal dari sungai dan danau, namun bukan berarti air sungai dan danau yang langsung kita ambil bisa disebut air bersih karena air sungai dan danau sudah terkontaminasi atau tercemar oleh berbagai macam kotoran maka bila akan dijadikan air minum harus diolah terlebih dahulu. Sumber air bersih selanjutnya adalah mata air, air yang keluar dari mata air ioni biasanya berasal dari air tanah yang muncul secara alamiah. Oleh karena itu, air dari mata air ini bila belum tercemar oleh kotoran bisa dapat dijadikan air minum langsung. Akan tetapi karena kita belum yakin apakah belum tercemar maka alngkah baiknya air tersebut direbus dahulu sebelum diminum.
Air bersih, Air Bersih, pengertian air bersih, syarat air bersih, pengolahan air, manfaat air bersih

Agar air yang kita gunakan dapat menjadi air bersih yang bisa diminum maka air tersebut terlebih dahulu harus kita proses atau kelola. Ada beberapa cara pengelolaan air yang dapat kita lakukan untuk mendapatkan air bersih yang dapat diminum yaitu dengan :
Pengolahan secara alamiah 
Pengolahan ini  dilakukan dalam bentuk penyimpanan (Storage) dari air yang diperoleh dari berbagai macam sumber, seperti danau, air kali, air sumber, dan sebagainya. Dalam penyimpanan ini air didiamkan beberapa jam ditempatnya. Kemudian akan terjadi kongulasi dari zat – zat yang terdapat dalam air, dan akhirnya terbentuk ndapan. Air akan menjadi jernih karena partikel – partikel yang ada dalam air akan ikut mengendap.

Pengolahan air dengan Menyaring
Penyaringan air secara sederhana dapat dilakukan dengan kerikil, ijuk, dan pasir. 

Pengolahan Air dengan Menambah Zat Kimia
Zat kimia yang digunakan dapat brupa 2 macam, yakni zat kimia yang berfungsi untuk koagulasi, dan akhirnya mempercepat pengendapan, (misalnya tawas). Zat kimia yang kedua adalah befungsi untuk menyucihamakan (membunuh bibit penyakit yang berada dalam air, misalnya chlor) 

Pengolahan Air dengan Mengalirkan Udara
Tujuan utamanya adalah untuk menghilangkan rasa serta bau yang tidak enak, menghilangkan gas – gas yang tidak diperlukan misalnya CO2 dan juga menaikan derajat keasaman air

Pengolahan Air dengan Memanaskan Sampai Mendidih
Tujuannya untuk membunuh kuman – kuman yang terdapat pada air. Pengolahan semacam ini lebih tepat hanya untuk konsumsi kecil, misalnya untuk kebutuhan rumah tangga.

ARTIKEL TERKAIT
Cara Memasak Sehat Untuk Balita
Cara Merawat Gigi Yang Sehat dan Bersih
Penyakit Skabies Pada Anak
Sikap Seseorang Terhadap Masalah Kesehatan
Cacar Air
Diare
Eksim
Kadas Atau Kurap
BIANG KERINGAT KADANG MENIMBULKAN KECEMASAN PADA ORANG TUA ???

Sikap Seseorang Terhadap Masalah Kesehatan

Sikap Seseorang Terhadap Masalah Kesehatan-Untuk posting kali ini blog Tanya Ahli akan mencoba posting artikel yang dapat bermanfaat bagi penunjung blog. Pada kesempatan kali ini blog tanya ahli akan memberikan artikel mengenai salah satu bagian dari kesehatan yang terkait dengan masalah perilaku yaitu mengenai sikap karena sikap merupakan salah satu faktor dari beberapa faktor yang berpengaruh terhadap perilaku kesehatan seseorang, maka dalam kesempatan ini kami beri judul artikel kami dengan judul Sikap Seseorang Terhadap Masalah Kesehatan.
sikap seseorang terhadap masalah kesehatan, sikap, perilaku sehat, masalah kesehatan, sikap terhadap masalah kesehatan

Sikap (attitude) merupakan salah satu pola perilaku, kondensi atau kesiapan antisipasif, predisposisi untuk menyesuaikan diri dalam situasi sosial atau secara sederhana, sikap adalah respon terhadap stimulasi sosial yang telah terkondisikan.

Sikap itu sendiri terdiri dari tiga komponen yang saling menunjang, tiga komponen sikap tersebut diantaranya adalah :
1) Komponen kognitif, yaitu apa yang dipercaya subjek yang berasal dari apa yang telah dilihat dan diketahui, kemudian membentuk suatu ide mengenai karakter suatu objek.
2) Komponen afektif, yaitu perasaan terhadap suatu objek yang menyangkut aspek emosional. Reaksi afektif ini banyak ditentukan oleh kepercayaan.
3) Komponen konatif, yaitu kecenderungan berperilaku tertentu sesuai sikapnya. Aspek Konatif ini dipengaruhi oleh kepercayaan dan perasaan serta meliputi bentuk perilaku yang tidak hanya dapat dilihat secara langsung tetapi juga bentuk perilaku yang berupa perkataan atau pernyataan. 

Dalam sikap seseorang sebenarnya terdapat 4 tingkatan namun terkadang kita tidak menyadari bahwa dalam menentukan atau bersikap bahwa sikap kita termasuk tingkat yang mana. Empat tingkatan sikap yang kami maksud adalah:
a) Menerima (receiving)
Tingkat menerima dapat diartikan bahwa seseorang mau dan memperhatikan stimulus yang diberikan kepadanya 
b) Merespon (responding)
Merespon dapat diartika sebagai kemampuan untuk memberikan jawaban bila ditanya, menjelaskan tugas yang diberikan adalah indikasi dari sikap, karena dengan suatu usaha untuk menjawab pertanyaan atau mengerjakan tugas yang diberikan, lepas pekerjaan itu benar/salah berarti orang menerima ide tersebut.
c) Menghargai (valuing)
Menghargai pada tingkatan sikap dapat diartika sebagai mengajak orang lain untuk mengerjakan suatu pekerjaan atau mendiskusikan suatu masalah merupakan suatu indikasi sikap ketiga.
d) Bertanggungjawab (responsible)
Bertanggung jawab atas segala sesuatu yang telah dipilihnya dengan segala resiko adalah merupakan suatu sikap yang paling tinggi. 

Sikap seseorang ditentukan oleh berbagai faktor, diantara berbagai faktor yang mempengaruhi pembentukan sikap adalah pengalaman pribadi, kebudayaan, orang lain yang dianggap penting, media masa, institusi atau lembaga pendidikan dan lembaga agama serta faktor emosi dalam diri individu.

Sikap seseorang dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Secara langsung dapat ditanyakan bagaimana pendapat/pernyataan responden terhadap suatu obyek. Secara tidak langsung dapat dilakukan dengan pernyataan-pemyataan hipotesis, kemudian ditanyakan pendapat responden. Pengukuran   sikap   itu sendiri idealnya   mencakup   semua   karakteristik sikap yang terdiri dari :
1) Arah artinya sikap akan menunjukan apakah seseorang akan menyetujui atau tidak menyetujui terhadap objek sikap stimulus. 
2) Intensitas/kekuatan sikap setiap orang tidak sama.
3) Kekuatan sikap menunjukkan pada luas tidaknya cakupan aspek objek sikap yang disetujui/tidak disetujui. 
4) Konsistensi sikap yang ditunjukan untuk kesekian antara penyatuan sikap yang dikemukakan oleh subjek dengan respeknya terhadap objek sikap.

ARTIKEL TERKAIT
3 KEBUTUHAN ANAK YANG HARUS DIPENUHI ORANG TUA
Pengetahuan Adalah
Pentingnya Imunisasi Bagi Balita / Anak
Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Mengisi Libur Anak Di Rumah
Yang Harus Dilakukan Oleh Ibu Kepada Anaknya Setiap Bangun Tidur

Saturday, December 26, 2015

Alergi

Alergi, Alergi pada anak, jenis alergi, penyebab alergi, pencegahan alergi, pengobatan alergi, terapi alergi

Alergi adalah keadaan yang menjelaskan suatu keadaan mulai dari serangan bersin dan mata berair sampai ruam merah yang gatal dan napas yang mengikik setelah membelai binatang piaraan, atau terjadinya pembengkakan bibir dan lidah setelah makan sesuatu.

Jenis-jenis alergi yang paling umum terjadi diantaranya adalah :
1. Demam serbuk sari dan mata gatal 
2. Demam makanan
3. Alergi terhadap sengatan lebah dan tawon 
4. Asma
5. Ruam kemerahan pada kulit

Penyebab alergi yang ada di sekitar kita diantaranya adalah :
1. Tungau / kutu rumah, terutama tinjanya, merupakan penyebab alergi yang utama yang menyerang hingga 90 % penderita alergi 
2. Sebuk saru rumput
3. Binatang peliharaan terutama anjing dan kucing
4. Tanaman merupakan penyebab umum demam serbuk sari 
5. Jamur-jamur
6. Alergi makanan 

Pencegahan yang dapat dilakukan untuk masalah alergi diantaranya adalah :
1. Kurangi kelembaban udara dengan membuka jendela pintu kamar mandi dan dapur segera setelah memasak, mencuci dan mandi. Jangan mengeringkan pakaian di dalam rumah
2. Bersihkan debu, kurangi pemakaian karpet, karena debu dapat menumpuk terutama jika karpet sulit dibersihkan
3. Cuci seprai pada suhu tinggi / 600C untuk membunuh tungau / kutu rumah 
4. Hindari makanan / obat yang menyebabkan gatal-gatal di kulit dan wajah 
5. Melakukan pengobatan dengan pengobatan anti alergi 

Wasir atau Ambeien

Wasir, Ambeien, pengertian wasir atau ambeien, penyebab wasir atau ambeien, pengobatan ambeien

Ambeien / wasir adalah kumpulan dari pelebaran pembuluh darah vena di daerah anorektal (anus). Kelainan ini juga yang bila terdapat pada tungkai bawah maka disebut varises.
Penyebab atau faktor resiko dari ambeien / wasir adalah sebagai berikut :
1. Keturunan :
Dinding pembuluh darah yang lemah dan tipis
2. Anatomik :
Vena di daerah anorektal tidak mempunyai katub
3. Pekerjaan :
Orang yang harus berdiri atau duduk lama, atau harus mengangkat barang berat, mempunyai resiko untuk wasir
4. Umur :
Pada umur tua timbul degenerasi / penuaan seluruh jaringan tubuh, juga pada tonus otot anus
5. Endokrin :
Pada wanita hamil sering terjadi pemekaran vena di kaki dan anus
6. Mekanis :
Semua keadaan yang menimbulkan tekanan yang meninggi di rongga perut
7. Radang :
Adalah faktor yang penting yang menyebabkan lemahnya jaringan di daerah tersebut
Pada ambeien / wasir biasanya benjolan ini keluar dari anus jika penderita mengedan, tetapi dapat dimaksukkan kembali denan cara menekan benjolan dengan jari. Rasa nyeri pada perabaan menandai adanya bendungan, yang biasanya disertai penyulit / komplikasi seperti infeksi, abses / nanah disekitar anus.

Ini harus dibedakan dengan hemoroid eksternus atay yang sudah berada di luar anus, yang tetap keluar karena sudah terjepit.

Gejala-gejala yang umumnya terjadi pada kejadian ambeien / wasir adalah perdarahan, meskipun kadang tidak ada. Perdarahan pada umumnya timbul pada waktu buang air atau sesudahnya. Darah yang keluar biasanya merah muda segar dan hanya menetes saja, kadang juga sampai menyemprot. 
Rasa nyeri yang hebat terus menerus adalah gejala radang. Seringkali mengeluh tentang adanya perasaan inin BAB palsu atau merasa seolah BAB tidak puas.

Komplikasi yang dapat terjadi pada ambeien atau wasir adalah perdarahan yang tidak dapat dihentikan dan harus segera ditolong dengan operasi.

Pencegahan yang dapat dilakukan jika terjadi peradangan di daerah anal adalah diet tinggi serat dan kebersihan diri.

Pengobatan dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya dengan memasukan obat melalui anus

ARTIKEL TERKAIT
BERMANFAATKAH DAUN DARI POHON RANDU UNTUK KESEHATAN?
Memahami Tentang Usia Lanjut dan Menopause
Osteoporosis
Sembelit
Diare
Sikap Seseorang Terhadap Masalah Kesehatan

Amandel

Amandel pada anak, pengertian amandel, penyebab amandel, pencegahan amandel, pengobatan amandel

Amandel atau tonsil merupakan kumpulan jaringan limfoid yang terletak pada kerongkongan di belakang kedua ujung lipatan belakang mulut. Tonsil berfungsi mencegah agar infeksi tidak menyebar ke seluruh tubuh dengan cara menahan kuman memasuki tubuh melalui mulut, hidung, dan kerongkongan, oleh karena itu tidak jarang tonsil mengalami peradangan. Peradangan pada tonsil disebut dengan tonsilitis, penyakit ini merupakan salah satu gangguan THT (Telinga Hidung & Tenggorokan). 

Tonsilitis dapat bersifat akut atau kronis. Bentuk akut yang tidak parah biasanya berlangsung sekitar 4-6 hari, dan umumnya menyerang anak-anak pada usia 5-10 tahun. Sedangkan radang amandel/tonsil yang kronis terjadi secara berulang-ulang dan berlangsung lama. Pembesaran tonsil/amandel bisa sangat besar sehingga tonsil kiri dan kanan saling bertemu dan dapat mengganggu jalan pernapasan. Peradangan tonsil yang akut ataupun pembengkakan tonsil yang tidak terlalu besar dan tidak menghalangi jalan pernapasan, serta tidak menimbulkan komplikasi tidak perlu dilakukan pembedahan/operasi, karena tonsil yang terbuat dari jaringan getah bening dapat berfungsi mencegah tubuh agar tidak terkena penyakit yang berhubungan dengan infeksi.

Amandel atau tonsil adalah dua buah kelenjar getah bening di kedua sisi belakang tenggorokan. Amandel adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh yang mengandung sel-sel antibodi untuk menjebak dan membunuh bakteri dan virus patogen dalam perjalanan memasuki tubuh. 

Tonsilitis adalah peradangan amandel sehingga amandel menjadi bengkak, merah, melunak dan memiliki bintik-bintik putih di permukaannya. Pembengkakan ini disebabkan oleh infeksi baik virus atau bakteri.
Amandel,Amandel pada anak, pengertian amandel, penyebab amandel, pencegahan amandel, pengobatan amandel

Ada banyak virus yang dapat menyebabkan tonsilitis, yang paling umum adalah virus Epstein-Barr dan virus Coxsackie. Di antara bakteri yang menyebabkan tonsilitis, kelompok streptokokus A adalah yang paling umum.
Mengapa amandel terinfeksi?
Karena fungsinya sebagai benteng perlawanan terhadap infeksi, amandel rawan terkena infeksi. Namun, fungsi amandel tersebut kian menurun saat remaja dan dewasa. Itulah mengapa radang amandel jarang dijumpai pada orang dewasa. (Paling umum pada anak-anak usia 3 sampai 7 tahun).

Pengobatan
Demam pada anak diatasi dulu dengan obat penurun panas dan kompres handuk dingin

ARTIKEL TERKAIT
Bronkitis
Demam Pada Anak
Gondok
Gondongan
Sariawan
Anoreksia Nervosa

Asma

asma, Penyakit asma, penyebab asma, pencegahan asma, gejala asma, asma pada anak, pengobatan asma, terapi asma

Asma adalah keadaan klinik yang ditandai oleh masa penyempitan jalan nafas atau bronkhus yang reversibel. Penyempitan ini terjadi karena dinding bronkhus mengalami pembengkakan atau bronkhus memproduksi lendir yang kental dan berlebihan.

Gejala-gejala yang timbul pada asma diantaranya adalah : sesak nafas, penderita merasa seperti tercekik dan harus berdiri atau duduk dan berusaha penuh menggerakkan tenaga untuk bernafas. Serangan asma seperti ini dapat berlangsung beberapa menit sampai beberapa jam, diikuti dengan batuk produktif yang banyak sekali dengan dahak berwarna keputih-putihan. Jika serangan hebat sampai berhari-hari dan tidak dapat ditanggulangi dengan cara pengobatan yang biasa maka fungsi pernafasan dapat lebih memburuk sehingga mengakibatkan kulit membiru atau cyanosis. 

Pengobatan yang dilakukan untuk mengobati asma oleh masyarakat saat ini adalah dengan obat anti asma yang khas. Penderita juga dianjurkan untuk menjauhkan sumber alergen yang dapat menyebabkan terjadinya asma seperti bulu binatang. 

Namun dalam pengobatan asma ini terkadang masyarakat kurang mengetahui bahwa asma juga dapat disembuhkan bukan saja oleh atau teknis medis karena terdapat beberapa obat yang dapat mengobati asma secara non medis
Asma, Penyakit asma, penyebab asma, pencegahan asma, gejala asma, asma pada anak, pengobatan asma, terapi asma

Bronkitis

Penyakit ini biasanya bersifat ringan dan pada akhirnya akan sembuh sempurna. Bronkitis biasanya terjadi karena infeksi seperti radang tenggorokan, campak, dan batuk rejan. Penyakit ini disebabkan virus dan bakteri.
Bronkhitis, Penyakit bronkhitis, penyebab bronkhitis, bronkhitis pada anak, akibat bronkhitis, tanda dan gejala bronkhitis, cara pencegahan bronkhitis, pengobatan bronkhitis, terapi bronkhitis

Serangan bronkitis berulang bisa terjadi pada perokok dan penderita penyakit paru-paru serta saluran pernapasan menahun. Infeksi berulang bisa merupakan akibat dari sinusitis kronis, bronkiektasis, alergi, dan pembesaran amandel pada anak-anak.

Terdapat dua tipe bronkitis, yakni akut dan kronis. Bronkitis akut ditandai dengan batuk berdahak kekuningan dan demam. Bronkitis akut biasanya juga mengenai bagian paru lainnya.

Sementara bronkitis kronis ditandai dengan batuk lama, berdahak banyak, dan terutama terjadi pada saat tidur atau pada pagi hari. Penyakit ini biasanya didahului oleh infeksi saluran pernapasan bagian atas.

Terdapat juga tipe bronchitis yang lain, yaitu bronkitis iritatif bisa disebabkan berbagai jenis debu, asap dari asam kuat, amonia, sejumlah pelarut organik, klorin, hidrogen sulfida, sulfur dioksida yang biasa terapat pada asap kebakaran hutan. Penyakit ini juga akibat dari polusi udara serta tembakau maupun rokok.

Gejala dari bronkitis pada awalnya adalah batuk-batuk tanpa dahak yang akan berubah menjadi berdahak dalam waktu beberapa hari kemudian. Batuk berdahak awalnya berwarna putih dan bisa berubah menjadi kuning sampai kehijauan kadang disertai demam bila disebabkan oleh bakteri.

Diagnosis ditegakkan selain dilihat dari gejala, juga melalui pemeriksaan fisik, untuk rontgen dada, umumnya masih dalam batas normal atau terdapat gambaran peningkatan corakan bronkovaskular. Pengobatannya adalah dengan pemberian antibiotik serta obat simptomatik lainnya.

Sedangkan bila disebabkan oleh virus, penyakit ini akan sembuh sendiri bila banyak istirahat serta makan makanan yang bergizi.Untuk perokok, dianjurkan berhenti merokok karena asap rokok bisa menjadi pemicu untuk serangan bronkitis. Bronkitis berbeda dengan Tuberkulosis.

Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini adalah penyakit kronik dan menular dengan gejala batuk lebih dari 2 minggu disertai demam tidak terlalu tinggi, keringat malam serta terdapat penurunan berat badan.

Pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah BRONKITIS dapat dilakukan baik secara medis maupun non medis.

ARTIKEL TERKAIT
Asma
Asfiksia Pada Bayi
Seperti Apa Rokok dan Apa Bahaya Rokok
Alergi Ringitis
BERMANFAATKAH DAUN DARI POHON RANDU UNTUK KESEHATAN?

Cemas

Kecemasan atau ansietas adalah rasa khawatir, takut, yang tidak jelas sebabnya. Pengaruh kecemasan terhadap tercapainya kedewasaan, merupakan masalah penting dalam perkembangan kepribadian. Kecemasan merupakan kekuatan yang besar dalam menggerakan tingkah laku. Baik tingkah laku normal maupun tingkah laku yang menyimpang, yang terganggu, kedua-duanya merupakan pernyataan, penampilan, penjelmaan dari pertahanan terhadap kecemasan itu. Jelaslah pada gangguan emosi dan gangguan tingkah laku, kecemasan merupakan masalah pelik.
Cemas, kecemasan, pengertian cemas, penyebab cemas, tingkat kecemasan, cara mengatasi cemas, cara mengilangkan cemas, akibat cemas, tanda cemas

Pada umumnya dapat disepakati bahwa cemas merupakan suatu bentuk reaksi terhadap kondisi stress atau adanya konflik atau kecemasan merupakan manifestasi langsung dari stress kehidupan. Cemas sering terjadi pada gangguan situasional, dimana stress kehidupan akan menimbulkan cemas .

Gejala dan Tanda Kecemasan 
Gejala dan tanda kecemasan meliputi :
1). Respon perilaku terhadap cemas
Gelisah, ketegangan fisik, tremor, gugup. Bicara cepat, kurang koordinasi, cenderung mendapat cedera, menarik diri dari hubungan interpersonal, menghalangi, melarikan diri dari masalah, menghindar, hiperventilasi.

2). Respon kognitif terhadap cemas
Perhatian terganggu, konsentrasi buruk, pelupa, salah dalam memberikan penilaian, preokupasi, hambatan berpikir, bidang persepsi menurun, produktifitas menurun, bingung, sangat waspada, kesadaran diri meningkat, kehilangan obyektifitas, takut kehilangan kontrol, takut pada gambaran visual, takut pada cedera atau kematian.

3). Respon afektif terhadap cemas
Mudah terganggu, tidak sabar, gelisah, tegang, nervous, tremor, gugup, gelisah.

Tingkat Kecemasan 
Tingkat kecemasan mulai dari gejala umum yang non spesifik yang sering merupakan fungsi emosi sampai cemas yang patologi yang biasanya merupakan kondisi yang melampaui batas normal terhadap ancaman yang sungguh-sungguh dan mal adaptif (Sadock, 2007).

Tingkat kecemasan dibagi menjadi beberapa tingkatan, yaitu :
1) Tidak cemas 
Tidak ada kecemasan dari diri seseorang dalam menghadapi situasi yang menegangkan dan skor kecemasan kurang dari 14.

2) Ringan 
Keadaan yang muncul pada berbagai situasi dan merupakan bagian menetap dari kepribadian seseorang dan skor kecemasan 14 – 20.

3) Sedang 
Merupakan keadaan dimana seseorang masih bisa memberikan sentrasi pada hal yang penting dan melakukan sesuatu yang baik, namun tidak menghiraukan keadaan yang lain dan skor kecemasan 21 – 27.

4) Berat 
Keadaan dimana seseorang sudah dapat mengontrol keadaan dirinya dan memfokuskas pada hal yang dihadapi walaupun tidak bisa berfikir jernih dan skor kecemasan 28 – 41.

5) Berat sekali 
Keadaan dimana seseorang sudah tidak mampu mengontrol dirinya, dia tidak lagi memperdulikan lingkungan sekitar dan keselamatan diri dan skor kecemasan 42 – 56.

Cara penilaian kecemasan adalah sebagai berikut :
a. Perasaan cemas
Cemas akan sesuatu yang akan terjadi, berfirasat buruk, ketakutan akan pikirannnya sendiri, mudah tersinggung.

b. Ketegangan 
Merasa tegang, lesu, tidak dapat istirahat, mudah terkejut, mudah menangis, gemetar.

c. Ketakutan 
Perasaan takut akan sesuatu yang akan terjadi, takut akan rasa nyeri saat seseorang mengalami kejadian tertentu, takut tidak diperhatikan 

d. Gangguan tidur 
Sulit untuk memulai tidur, terbangun dimalam hari, gelisah ketika akan tidur

e. Gangguan kecerdasan 
Daya ingat buruk, suit untuk berkonsentrasi.

f. Perasaan depresi 
Perasaan bersedih, kehilangan minat, berkurangnya kesenangan pada hobi

g. Gejala somatik 
Nyeri pada otot, kaku, gemetaran, suata tidak stabil, muka merah / pucat

h. Gejala kardiovaskular 
Jantung berdebar-debar, nyeri pada dada, perasaan capek pada jantung, denyut nadi mengeras, denyut jantung terasa hilang sekejap

i. Gejala pernafasan 
Rasa tertekan di dada, perasaan tercekik, merasa nafas pendek / serak, sering menarik nafas panjang.

j. Gejala gastrointestinal 
Sering kencing, tidak dapat menahan kencing, telat haid, haid berlebihan.

k. Gejala vegetative / otonom 
Mulut kering, mudah berkeringat, pusing

l. Perilaku saat wawancara 
Gelisah, tidak tenang / meraba-raba sendiri, jari dan gigi gemetar, mengerutkan dahi / kening, muka terlihat tegang, tonus otot meningkat, nafas, nafas pendek dan cepat, wajah merah, berkeringat, pandangan tidak fokus.

Pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah cemas dapat dilakukan baik secara medis maupun non medis.

ARTIKEL TERKAIT
BAU BADAN BIKIN MINDER ???
Kegemukan
Pingsan Atau Syncope
Stress
Anoreksia Nervosa
Alzeimer
Darah Tinggi atau Hipertensi
Tips Menghilangkan Rasa Takut Pada Anak

Demam Berdarah DBD

Demam dengue (dengue fever, selanjutnya disingkat DF) adalah penyakit yang terutama terdapat pada anak atau orang dewasa, dengan tanda-tanda klinis demam, nyeri otot dan atau nyeri sendi yang disertai leukopenia, dengan / tanpa ruam (rash) dan limfadenopati, demam bifasik, sakit kepala yang hebat, nyeri pada pergerakan bola mata, rasa mengecap yang terganggu, trombositopenia ringan dan bintik-bintik perdarahan (ptechie) spontan .
Demam Berdarah DBD, Demam berdarah dengue, penyakit demam berdarah, pengertian, penyebab, tanda dan gejala, pengobatan DBD, pencegahan DBD

Etiologi
Penyebab DBD adalah virus dengue yang dibawa oleh nyamuk aedes aegypti yang mempunyai ciri belang hitam-putih diseluruh tubuh sebagai vektor ke tubuh manusia melalui gigitan nyamuk tersebut. Infeksi yang pertama kali dapat memberi gejala sebagai demam dengue (DD). Apabila orang itu mendapat infeksi berulang oleh tipe virus dengue yang berlainan akan menimbulkan reaksi yang berbeda.

Virus Dengue dahulu termasuk group B Antropod Borne Virus (Arboviruses) adalah virus RNA, genus Flavivirus, termasuk family Flacviridae. Sampai saat ini dikenal ada 4 serotipe: DEN-1, DEN-2, DEN-3 dan DEN 4. infeksi dengan salah satu serotype akan menimbulkan antibodi protektif seumur hidup untuk serotype yang bersangkutan, tetapi tidak untuk serotype yang lain. Ke-4 serotype virus tersebut diketemukan diberbagai daerah di Indonesia. Serotype DEN-3 merupakan serotype yang dominan di Indonesia dan ada hubungannya dengan kasus-kasus berat pada saat terjadi kejadian luar biasa (KLB) (Rampengan, 1992).

Patofisiologi
Virus hanya dapat hidup sehingga harus bersaing dengan sel manusia terutama dalam kebutuhan protein. Persaingan tersebut sangat bergantung pada daya tahan tubuh manusia.
Sebagai reaksi terhadap infeksi terjadi (1) aktivasi sistem komplemen sehingga dikeluarkan zat anafilatoksin yang menyebabkan peningkatan permeabilitas kapiler dan terjadi perembesan plasma dari ruang intravaskuler ke ruang ekstravaskuler, (2) agregasi trombosit menurun, apabila kelainan ini berlanjut akan menyebabkan kelainan fungsi trombosit sebagai akibat mobilisasi sel trombosit muda dari sumsum tulang; dan (3) kerusakan sel endotel pembuluh darah akan merangsang/mengaktivasi faktor pembekuan.
Ketiga faktor diatas menyebabkan: peningkatan permeabilitas kapiler, dan kelainan hemostatis, yang disebabkan oleh vaskulopati, trombositopenia, dan koagulopati (Mansjor, 2000).
Demam Berdarah Dengue Derajat I-II-III-IV

Manifestasi Klinis
Infeksi virus dengue mengakibatkan manifestasi klinis yang bervariasi mulai dari asimtomatik, penyakit paling ringan (mild undifferentiated febrile illness), demam dengue , demam berdarah dengue, sampai sindrom syok dengue. Masa inkubasi dengue antara 3-15 hari, rata-rata 5-8 hari.
Secara klinis biasanya ditandai dengan demam tinggi, fenomena perdarahan, hepatomegali, dan kegagalan sirkulasi. Demam dengue pada bayi dan anak berupa demam ringan disertai timbulnya ruam makulopapular. Pada anak besar dan dewasa dikenal sindrom trias dengue berupa demam tinggi mendadak, nyeri pada anggota badan (kepala, bola mata, punggung, dan sendi), dan timbul ruam makulopapular. Tanda lain menyerupai demam dengue yaitu anoreksia, muntah, dan nyeri kepala 

Diagnosis
Diagnosis DBD biasa dilakukan secara klinis:
1. Demam akut, yang tetap tinggi selama 2-7 hari, kemudian turun secara lisis. Demam C disewrtai gajal tidak spesifik, seperti anoreksi, berkisar 39-40 nyeri pada punggung, tulang, persendian, danmalaise, kepala.
2. Manifestasi perdarahan, seperti uji torniquet positif, petekie, pirpura, ekimosis, epistaksia, perdarahan gusi, hematemesis, dan melena.
3. Pembesaran hati dan nyeri tekan tanpa ikterus.
4. Dengan/tanpa syok. Syok yang terjadi pada saat demam biasanya mempunyai prognosis yang buruk.
5. Kenaikan nilai Ht/hemokonsentrasi, yaitu sedikitnya 20%.
6. Adanya ruam-ruam pada kulit.
7. Leukopenia

Derajat Beratnya DBD secara klinis sangat bervariasi, WHO (1997 dalam Widyastuti, 2005) membagi menjadi 4 derajat yaitu:
Derajat I:
Demam disertai gejala-gejala umum yang tidak khas dan manifestasi perdarahan spontan satu-satunya adalah uji tourniquet positif.
Derajat II :
Gejala-gejala derajat I, disertai gejala-gejala perdarahan kulit spontan atau manifestasi perdarahan yang lebih berat.
Derajat III :
Didapatkan kegagalan sirkulasi, yaitu nadi cepat dan lemah, tekanan nadi menyempit (< 20 mmHg), hipotensi, sianosis disekitar mulut, kulit dingin dan lembab, gelisah. Derajat IV: Syok berat (profound shock), nadi tidak dapat diraba dan tekanan darah tidak terukur. Kriteria Laboratorium: 

Pemeriksaan radiologi yang menunjang diagnosis:
1. Dilatasi pembuluh darah paru, efusi pleura, kardiomegali, dan efusi perikard.
2. Hepatomegali, dilatasi vena hepatica, cairan rongga peritonium (ascites) dan penebalan dinding kandung empedu pada USG abdomen

Penatalaksanaan
Penatalaksanaan DBD tentunya berdasarkan kelainan utama yang terjadi yaitu perembesan plasma sebagai akibat dari peningkatan permeabilitas kapiler. Perembesan plasma yang berlangsung selama 24-48 jam akan menyebabkan terjadinya syok, anoksia, asidosis, dan kematian. Oleh karena itu, harus diusahakan untuk mendeteksi adanya perembesan plasma secara dini sehingga dapat mencegah terjadinya syok.

Perembesan plasma terjadi saat peralihan fase demam ke fase penurunan suhu. Kalau pada Demam Dengue (DD), saat peralihan ini berarti penyembuhan, sedangkan pada DBD merupakan saat kritis karena merupakan awal dari fase syok (Hadinegoro, 1999).

Pencegahan Penyakit DBD
Untuk memutuskan rantai penularan, pemberantasan vektor dianggap cara paling memadai saat ini. Vektor Dengue khususnya aedes aegypty yang mempunyai ciri-ciri berupa belang hitam putih sebenarnya mudah diberantas karena sarang-sarangnya terbatas di tempat yang berisi air bersih dan jarak terbangnya maksimum 100 meter. Tetapi karena vektor tersebar luas, untuk keberhasilan pemberantasan diperlukan total coverage (meliputi seluruh wilayah) agar nyamuk tak dapat berkembang biak lagi.
Pencegahan wabah DHF didasarkan pada pengendalian vektor, karena vaksin belum tersedia. Saat ini satu-satunya cara yang efektif untuk menghindari infeksi virus Dengue adalah menghindari gigitan dari nyamuk yang terinfeksi (Hendarwanto,1996).

Perilaku keluarga terhadap pencegahan DBD
Dalam masalah ini pemerintah telah melakukan berbagai upaya pencegahan DBD dengan memutus mata rantai penularannya dengan pemberantasan vektor penyakit demam berdarah dengue. Namun yang terdepan dan strategis dalam pelaksanaan pencegahan DBD ini adalah perilaku keluarga dalam memutuskan mata rantai penularan penyakit DBD di lingkungannya.
Perilaku keluarga yang dimaksud dalam pencegahan DBD adalah keterlibatan tanggung jawab mental dan emosional. Keterlibatan tanggung jawab meliputi penyediaan sarana kesehatan lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan misalnya penyediaan tong sampah, pengelolaan sarana yang diadakan agar tetap terjamin dan terpelihara sehingga tidak menjadi perindukan vektor penyakit DBD misalnya memelihara parit dengan tidak membuang sampah kedalamnya, pemantauan dan pengawasan lingkungan rumah tangga dan halaman erat kaitannya dalam pencegahan DBD. Keterlibatan emosional menyangkut berbagai anjuran-anjuran kepada anggota keluarga dengan berbuat sesuatu dalam kaitannya dengan penyediaan sarana dan upaya pemberantasan DBD.

Dalam melakukan pencegahan DBD ini keluarga perlu melakukan beberapa metode yang tepat yaitu:
1. Lingkungan
Metode lingkungan untuk mengendalikan nyamuk tersebut antara lain dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), pengelolaan sampah padat, modifikasi tempat perkembangbiakan nyamuk, sebagai contoh keluarga dapat melakukan:
a. Menguras bak mandi/penampungan air satu kali seminggu.
b. Mengganti/menguras vas bunga dan tempat minuman burung seminggu sekali.
c. Menutup rapat tempat penampungan air.
d. Mengubur kaleng bekas, botol-botol, ban, pelastik, kulit kerang, bekas pembungkus makanan yang ada disekitar rumah.

2. Biologi
Pencegahan DBD secara biologi antara lain dengan menggunakan ikan pemakan jentik jika mempunyai kolam di sekitar rumah.

3. Kimiawi
Cara pencegahan ini antara lain:
a. Pengasapan/fogging berguna untuk mengurangi kemungkinan penularan sampai batas waktu tertentu.
b. Memberikan bubuk abate pada tempat-tempat penampungan seperti gentong air, bak mandi, vas bunga, dan kolam sesuai dengan dosis/takaran yaitu 1 gram bubuk abate untuk 10 liter air.

Cara lain yang dapat dilakukan keluarga menurut Yatim (2001), misalnya:
1. Pakaian sebagai pelindung dapat mengurangi resiko gigitan nyamuk jika pakaian cukup tebal atau longgar dan gunakanlah baju lengan panjang dan celana panjang.
2. Gunakan racun nyamuk boleh obat nyamuk bakar, gosok, maupun yang semprot.
3. Hindari tidur siang, terutama di pagi hari antara jam 9-10 atau sore hari sekitar jam 3-5, karena nyamuk aedes aegepty mempunyai kebiasaan menggigit pada pada jam-jam tersebut.
4. Gunakan kelambu saat tidur atau gunakan kipas angin di kamar tidur karena nyamuk pada umumnya tidak suka dilingkungan berangin.
5. Singkirkan pakaian-pakaian yang tergantung di balik pintu di dalam kamar, karena nyamuk aedes aegepty senang berada ditempat gelap dan istirahat di pakaian yang bergantungan.
Dari keterangan diatas dapat disimpulkan bahwa cara yang paling efektif yang dapat dilakukan keluarga dalam pencegahan DBD adalah dengan 3Mplus, yaitu menutup, menguras, menimbun. Selain itu juga melakukan beberapa plus seperti memelihara ikan pemakan jentik, memberikan bubuk abate, menggunakan kelambu pada waktu tidur, memasang kasa, menyemprot dengan insektisida, memasang obat nyamuk, memeriksa jentik berkala, dan lain-lain sesuai dengan kondisi setempat .

Untuk mencegah terjadi demam berdarah maka seseorang harus waspada jika sebelumnya mengalami panas badan selama 2 – 7 hari.

ARTIKEL TERKAIT
BERMANFAATKAH DAUN DARI POHON RANDU UNTUK KESEHATAN?
Nyeri Dada
Nyeri Pinggang
Demam Pada Anak
Filariasis Atau Kaki Gajah
Wajib Dibaca : Fakta Menarik Tentang Nyamuk Yang Perlu Diketahui
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com