Friday, January 1, 2016

Cara Mencegah Gigi Karies

cara mencegah gigi karies, gigi, gigi karies, cara mencegah karies, karies gigi pada anak, anak dengan karies gigi

Cara Mencegah Gigi Karies-Karies gigi merupakan suatu penyakit jaringan keras gigi, yaitu email, dentil dan sementum, yanmg disebabkan oleh aktivitas suatu jasad renik dalam suatu karbohidrat yang dapat diragikan. Tandanya adalah adanya demineralisasi jaringan keras gigi yang kemudian diikuti oleh kerusakan bahan organiknya. Akibatnya, terjadi invasi bakteri dan kematian pulpa serta penyebaran infeksinya ke jaringan peripeks yang dapat menyebabkan nyeri. Beberapa jenis karbohidrat makanan misalnya sukrosa dan glukosa, dapat diragikan oleh bakteri tertentu dan membentuk asam sehingga pH plak akan menurun sampai di bawah 5 dalam tempo 1 – 3 menit. 

Karies dapat diklasifikasikan berdasarkan daerah anatomis tempat karies itu timbul. Dengan demikian lesi bisa dimulai pada pit dan fisur atau pada permukaan halus. Lesi permukaan, harus dimulai pada email atau sementum dan dentin akar yang terbuka (karies akar). Kemungkinan lain karies bisa timbul pada tepian restorasi. Ini disebut karies rekueren atau karies sekunder.

Karies bisa juga digolongkan berdasarkan keparahan atau kecepatan berkembangnya gigi dan permukaan gigi yang terkena bisa berbeda-berbeda bergantung pada keparahan karies yang dihadapi. 

Banyak sekali faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya karies gigi. Beberapa hal yang dapat mempengaruhi terjadinya karies gigi pada manusia adalah :
Keturunan 
Dari suatu penelitian terhadap 12 pasang orang tua dengan keadaan gigi yang baik, terlihat bahwa anak-anak dari 11 pasang orang tua memiliki keadaan gigi yang cukup baik.
Di samping itu dari 46 pasang orang tua dengan prosentase karies yang tinggi, hanya 1  pasang yang memiliki anak dengan gigi yang baik, 5 pasang dengan prosentasi karies sedang, selebihnya 40 pasang lagi dengan prosentase karies yang tinggi.

Ras
Keadaan tulang rahang sesuatu ras bangsa berhubungan dengan prosentase karies yang semakin meningkat.
Misalnya pada ras tertentu dengan rahang yang sempit, sehingga gigi-gigi pada rahang sering tumbuh tidak teratur, tentu dengan keadaan gigi yang tidak teratur ini akan mempersukar pembersihan gigi, dan ini akan mempertinggi prosentase karies pada ras tertentu.

Jenis Kelamin 
Dari pengamatan yang dilakukan oleh Milhahn-Turkeheim didapat bahwa prosentase gigi pada wanit adalah lebih tinggi dibanding dengan pria. Prosentase karies molar kiri lebih tinggi dibanding dengan molar kanan, karena faktor pengunyahan dan pembersihan dari masing-masing bagian gigi.

Umur 
Sepanjang hidup dikenal 3 fase umur dilihat dari sudut gigi geligi.
a) Periode gigi campuran, disini molar 1 paling sering terkena karies
b) Periode pubertas (remaja) umur antara 14 – 20 tahun. Pada masa pubertas terjadi perubahan hormonal yang dapat menimbulkan pembengkakan gusi, sehingga kebersihan mulut menjadi kurang terjaga. Hal inilah yang menyebabkan prosentase karies lebih tinggi.
c) Umur antara 40 – 50 tahun, pada umur ini sudah terjadi retraksi atau menurunnya gusi dan papil sehingga sisa-sisa makanan sering lebih sukar dibersihkan.

Makanan 
Makanan sangat berpengaruh terhadap gigi dan mulut, pengaruh ini dapat dibagi menjadi 2, yaitu isi dari makanan yang menghasilkan energi dan fungsi mekanisme dari makanan yang dimakan.

Unsur kimia 
Unsur kimia yang mempunyai pengaruh terhadap karies gigi adalah flour.

Air ludah 
Dalam setiap ml air ludah dijumpai 10 – 200 juta bakteri.

Plak
Plak terbentuk dari campuran antara bahan-bahan air ludah dengan sisa-sisa makanan serta bakteri. Plak ini mula-mula terbentuk agar cair, yang lama kelamaan menjadi kelat, tempat bertumbuhnya bakteri.

Adapun Mencegah terjadinya gigi yang karies merupakan hal yang perlu dilakukan oleh orang tua kepada anaknya. Terdapat beberapa hal yang harus dilakukan oleh ibu untuk mencegah terjadinya karies gigi diantaranya adalah dengan :
Hilangkan Substrat Karbohidrat
Tidak perlu menghilangkan secara total karbohidrat dari makanan, yang diperlukan hanyalah mengurangi frekwensi gula dan membatasinya pada saat makan saja, hal ini dianggap cara pencegahan yang paling efektif.

Tingkatkan Ketahanan Gigi
Email dan detin yang terbuka dapat dibuat lebih resisten terhadap karies yang memaparkannya flours secara tepat.

Hilangkan Plak Bakteri
Secara teoritis permukaan gigi yag bebas Plak tidak akan menjadi karies, tetapi menghilangkan total Plak secara teratur bukanlah pekerjaan mudah, untungnya tidak semua kuman dalam Plak mampu meragikan gula sehingga tidaklah mustahil untuk mencegah karies dengan jalan mengurangi kuman yang kariogeniknya saja.

Silahkan baca juga artikel yang terkait tentang masalah kesehatan gigi
Cara merawat gigi yang bersih dan sehat
Cara mencegah abses gigi

Cara Agar ASI Banyak

Cara Agar ASI Banyak-Modal dasar pembentukan manusia berkualitas dimulai sejak bayi dalam kandungan disertai dengan pemberian air susu ibu (ASI) sejak usia dini, terutama pemberian ASI Eksklusif, yaitu pemberian hanya ASI kepada bayi sejak lahir sampai berusia 6 bulan (Roesli, 2003). ASI Ekslusif merupakan makanan yang paling sempurna bagi bayi, karena kandungan gizi sesuai dengan kebutuhan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. ASI selain merupakan kebutuhan juga merupakan hak asasi bayi yang harus dipenuhi oleh orang tuanya.
cara agar asi banyak, ASI, memperbanyak ASI, ASI Eksklusif, ASI untuk bayi

Namun tidak semua ibu yang menyusui dapat menyusui bayinya. Ketidakmampuan ibu memberikan ASI kepada bayinya ini karena berbagai faktor, misalnya karena bekerja atau memang karena air susunya (ASI) tidak keluar atau kurang untuk menuhi kebutuhan bayi.

Mungkin untuk posting kali ini, blog tanya ahli akan memberikan posting mengenai faktor yang mempengaruhi produksi ASI agar dari posting kali ini para pengunjung dapat memperhatikan faktor apa saja yang mempengaruhi produksi ASI sehingga pengunjung jadi tahu cara agar agar ASInya banyak. 

Banyak sedikitnya produksi ASI dapat di pengaruhi oleh beberapa faktor antara lain :
Konsumsi makanan dan status gizi ibu
Makanan yang dimakan seorang ibu  yang sedang dalam masa menyusui bayinya tidaklah secara langsung mempengaruhi  mutu ataupun jumlah air susu yang dihasilkn. Dalam tubuh ibu terdapat cadangan  berbagai zat gizi  yang dapat digunakan bila sewaktu-waktu diperlukan.
Akan tetapi apabila makanan ibu terus menerus tidak mengandung cukup zat gizi yang diperlukan, tentu saja pada akhirnya kelenjar-kelenjar pembuat air susu dalam buah dada ibu tidak akan bekerja dengan sempurna, dan pada akhirnya akan berpengaruh juga terhadap produksi ASI.
Unsur gizi yang terdapat dalam 1 liter ASI kira-kira setara dengan unsur gizi  yang terdapat dalam 2 piring nasi ditambah  dengan 1 butir telur. Untuk membuata 1 liter ASI diperlukan kalori yang setara dengan  jumlah kalori yang diberikan  oleh 1 piring nasi. Jadi agar ibu dapat menghasilkan  1 liter ASI untuk bayinya, maka ia memerlukan makanan ekstra itu setara dengan 3 piring nasi dan 1 butir telur.
Jadi dapatlah dipahami apabila ibu yang sedang menyusui  bayinya dan tidak  mendapat  tambahan makanan seperti yang dikemukakan di atas, akan terjadi kemunduran dalam pembuatan ASI. Lebih-lebih lagi jika pada masa kehamilan ibu juga mengalami kekurangan gizi. Karena itu, tambahan  makanan bagi  seorang ibu yang sedang menyusui  anaknya mutlak diperlukan.
Disamping bahan makanan sumber protein seperti  ikan, telur, dan kacang-kacangan, bahan makanan sumber vitamin juga diperlukan  untuk menjamin kadar berbagai vitamin dalam ASI.  
Pada umunya ibu-ibu yang menyusui membutuhkan energi yang diperkirakan lebih besar dari masa kehamilan. Produksi ASI sangat dipengaruhi oleh status gizi ibu. Apabila status gizi ibu kurang maka ASI yang akan dihasilkan relatif sedikit. Ibu yang status gizinya baik sebelum hamil akan menghasilkan ASI yang jumlahnya lebih banyak dengan kandungan asam lemak yang lebih tinggi. Ibu yang menyusui harus mengkonsumsi 500 kalori tiap hari, makan dengan diet berimbang untuk mendapatkan protein, mineral dan vitamin yang cukup. Minum sedikitnya tiga liter setiap hari. Setiap yang habis menyusui meminum pil zat besi untuk menambah  zat gizi, setidaknya selama 40 hari pasca bersalin. 

Psikologi Ibu
Produksi Air Susu Ibu sangat dipengaruhi oleh faktor kejiwaan. Ibu yang selalu dalam keadaan gelisah, kurang percaya diri, rasa tertekan dan berbagai bentuk ketegangan emosional, mungkin akan gagal dalam menyusui bayinya.  
Pada ibu ada 2 macam reflek yang menentukan keberhasilan dalam menyusui banyinya. Kedua macam refleks tersebut adalah :
Refleks Prolaktin
Reflek ini bekerja secara hormonal untuk memproduksi ASI. Pada waktu bayi menghisap payudara ibu akan tejadi rangsangan neuro-hormonal pada putting susu ibu dan areola. Rangsangan ini diteruskan ke hypophysa melalui pituitria. Lobus anterior ini akan mengeluarkan  hormon prolaktin, dan masuk peredaran darah kemudian sampai  pada kelenjar-kelenjar pembuat ASI. Kelenjar pembuat air susu akan terangsang mengahasilkan ASI.
Let-down Reflek atau Reflek milk Ejection
Reflek ini mengakibatkan  memancarnya ASI keluar. Apabila bayi didekatkan pada buah dada ibu, maka bayi akan memutar kepalanya  ke arah buah dada ibu. Reflek memutarnya kepala bayi ke arah buah dada ibu disebut rooting reflek atau reflek menoleh.  Bayi akan secara otomatis menghisap putting ibunya, dengan bantuan lidahnya. Isapan yang diterima oleh puting ibunya  merupakan rangsangan  ytang dikirim melalui nervus vagus ke lobus posterior dari glandula  pituitoria.  dari glandula  pituitori posterior akan mengeluarkan hormon  oxytosin  ke dalam aliran darah  dan akan meyebabkan kontraksi  otot atau sel-sel myo-epitel dari saluran air susu. Karena kontraksi  ini maka air susu akan terperas keluar  ke arah ampulla yaitu  tempat penimbunan air susu sebelum  dihisap oleh bayi. Let-down Reflek ini mudah sekali terganggu, misalnya pada ibu yang mengalami goncangan emosi, tekanan jiwa dan gangguan pikiran.  
Keadaan psikologi ibu juga harus menunjang karena pengaruhnya terhadap keberhasilan atau kegagalan menyusui sangat besar. Sering  dijumpai keadaan ibu yang terlalu khawatir bahwa dirinya tidak akan bisa menyusui. Padahal, sebenarnya dia tidak bermasalah. Justru karena ia terlalu khawatir, proses menyusui itu tidak berhasil. Padahal kalau ia yakin dirinya dapat menyusui, tak akan ada masalah. Jika ibu dilanda kecemasan seperti itu, contoh akibatnya yang jelas antara lain hormon oksitosin ibu tidak akan keluar. Padahal hormon ini merupakan salah satu hormon yang berperan dalam proses produksi ASI. Sebaliknya kalau ibu merasa tenang, hatinya senang, hormon oksitosin bisa keluar dan bekerja dengan baik. 

Kebiasaan menyusui
Dalam periode sebelum abad ke 20 hampir tidak dihiraukan  barapa kali bayi  akan disusui oleh ibunya. Akan ettapi sejak permulaan abad  ke 20, banyak dokter dan ahli kesehatan  berpendapat sebaiknya  bayi disusui menurut aturan. Dari penelitian yang mencakup  sejumlah besar bayi terbukti bahwa bayi yang disusui ibunya setiap kali bayi  itu lapar, menunjukkan adanya kenaikan berat badan yang cepat.
Praktek pemberian ASI di masyarakat  berbeda-beda. Di desa  para ibu  menyusui bayi mereka hampir tanpa aturan. Bayi seoplah-olah bergantung pada buah dada ibunya sehari penuh,  tidak terkecuali dalam keadaan tidur sekalipun. Setiap kali bayi menangis selalu diartikan sebagai pertanda bayi lapar dan ibu segera memasukan putting susunya kedalam mulut bayinya. Pada kelompok masyarakat tertentu, pada awal abad ke 20, dokter-dokter Belanda, berdasarkan paham yang dianut di Eropa pada masa itu, bayi disusui setiap 3 jam sekali, walaupun bayi nangis karena lapar, belum boleh disusui sebelum jarak waktu 3 jam terpenuhi. Alasan yang paling masuk akan dari penetapan waktu 3 jam tersebut adalah  karena lambung bayi akan kosong setelah  jangka waktu 3 jam sehabis menyusui. Para ahli kesehatan anak dewasa ini menganut paham moderat, dimana jarak waktu menyusui 3 jam tetap menjadi patokan , akan tetapi jika sebelum 3 jam bayi mulai menagis karena lapar, bayi dapat disusui. Cara mengatur frekuensi menyusui sedemikian itu disebut dengan self demand feeding.
Menyusui yang baik adalah bila sedini mungkin diberikan yaitu 30 menit setelah bayi dilahirkan. Waktu dan lama menyusui tidak perlu dibatasi dan frekuensinya tidak perlu dijadwal (diberikan pagi, siang dan malam hari). Hal ini dapat mempertahankan refleksi oxytoxin (refleksi pengaliran ASI).
Menyusui bayi adalah sangat penting sekali untuk membangun ikatan antara ibu dan anak. Tidak ada cara lain yang bias memberikan kehangatan ibu dan rasa aman kepada bayi selain untuk menghisap ASI. Dengan terdengarnya detak jantung yang sudah lama ia kenali, yaitu sejak dalam kandungan ibu, ikatan batin antara ibu dan anak menjadi lebih kuat.
Bayi yang mengkonsumsi air susu ibu (ASI) sedini mungkin akan terhindar dari gangguan pencernaan, bahkan terhindar dari kematian akibat penyakit infeksi usus, kata seorang dokter spesialis kandungan. 
Ibu yang menyusui secara eksklusif ternyata lebih mudah dan lebih cepat kembali ke berat badan semula seperti sebelum hamil. Pada saat hamil, badan bertambah berat, selain karena ada janin, juga karena penimbunan lemak pada tubuh. Cadangan lemak ini sebetulnya memang disiapkan sebagai sumber tenaga dalam proses produksi ASI. Dengan menyusui, tubuh akan menghasilkan ASI lebih banyak lagi sehingga timbunan lemak yang berfungsi sebagai cadangan tenaga akan terpakai. Logikanya, jika timbunan lemak menyusut, berat badan ibu akan cepat kembali ke keadaan seperti sebelum hamil. Dengan menyusui rahim akan lebih cepat kembali ke posisi semula. Tentu saja hal ini menandakan pemulihan fisik ibu yang nyata. 

Demikian posting blog tanya ahli kali ini semoga setelah membaca artikel ini penungjung menjadi tahu cara agar ASI banyak terutama bagi pengunjung blog tanya ahli yang saat ini sedang menyusui bayinya.

Artikel terkait dengan posting kali ini
8 Alasan Ibu Harus Menyapih Bayinya
Beberapa Keuntungan dan Kerugian Menyapih Bayi
Cara Menyapih Agar Bayi Tidak Rewel

Manfaat Vitamin A Bagi Wanita

Manfaat Vitamin A Bagi Wanita-Pemberian kapsul vitamin A pada ibu setelah bersalin atau pada masa nifas memiliki manfaat penting bagi ibu dan bayi yang disusuinya. Tambahan vitamin A melalui suplementasi dapat meningkatkan kualitas ASI, meningkatkan daya tahan tubuh, dan dapat meningkatkan kelangsungan hidup anak. Oleh sebab itu, pemerintah di tingkat kabupaten dapat meingkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak dengan cara memperkuat program vitamin A ibu nifas.
manfaat vitamin a bagi wanita, manfaat vitamin A, vitamin A bagi ibu hamil, manfaat vitamin A bagi wanita,pentingnya vitamin A

Vitamin A telah diketahui dapat melindungi timbulnya komplikasi berat pada penyakit yang biasa terjadi pada anak-anak seperti campak dan diare, dan juga berfungsi melindungi mata dari Xeropthalmia dan buta senja.

Pada ibu hamil dan menyusui, Vitamin A berperan penting untuk memelihara kesehatan ibu selama masa kehamilan dan menyusui. Buta senja pada ibu menyusui, suatu kondisi yang kerap terjadi karena Kurang Vitamin A (KVA).

Berhubungan erat dengan kejadian pada ibu, kekurangan berat badan, kurang gizi, meningkatnya resiko infeksi dan penyakit reproduksi, serta menurunkan kelangsungan hidup ibu hingga dua tahun setelah melahirkan.

Semua anak, walaupun mereka dilahirkan dari ibu yang berstatus gizi baik dan tinggal di Negara maju, terlahir dengan cadangan vitamin A yang terbatas dalam tubuhnya (hanya cukup memenuhi kebutuhan untuk sekitar dua minggu). Di negara berkembang, pada bulan-bulan pertama kehidupannya, bayi sangat bergantung pada vitamin A yang terdapat dalam ASI. Oleh sebab itu, sangatlah penting bahwa ASI mengandung cukup vitamin A.

Anak-anak yang sama sekali tidak mendapatkan ASI akan berisiko lebih tinggi terkena Xeropthalmia dibandingkan dengan anak-anak yang mendapatkan ASI walau hanya dalam jangka waktu tertentu. Berbagai studi yang dilakukan mengenai Vitamin A ibu nifas memperlihatkan hasil yang berbeda-beda.

Tetapi, sebuah studi yang dilakukan pada anak-anak usia enam bulan yang ibunya mendapatkan kapsul vitamin A setelah melahirkan menunjukan bahwa terdapat penurunan jumlah kasus demam pada anak-anak tersebut dan waktu kesembuhan yang lebih cepat saat mereka terkena ISPA.

Ibu hamil dan menyusui seperti halnya juga anak-anak, berisiko mengalami KVA karena pada masa tersebut ibu membutuhkan vitamin A yang tinggi untuk pertumbuhan janin dan produksi ASI.
Rabun senja merupakan indikator fungsional yang penting dari masalah KVA. Pada Anak-anak pra-sekolah, tingkat rabun senja diatas 1% merupakan masalah kesehatan masyarakat. Dengan menggunakan ambang batas yang sama untuk wanita yang tidak hamil, data terbaru dari survey sistem pemantauan status gizi dan kesehatan yang dilakukan oleh Pemerintah RI dan Helen Keller Internasional (HKI) menunjukkan bahwa banyak propinsi di Indonesia memiliki tingkat rabun senja diatas 2% pada ibu tidak hamil.

Rendahnya status vitamin A selama masa kehamilan dan menyusui berasosiasi dengan rendahnya tingkat kesehatan ibu. pemberian suplementasi vitamin A dosis rendah setiap minggunya, sebelum kehamilan, pada masa kehamilan serta setelah melahirkan telah menaikkan konsentrasi serum retinol ibu, menurunkan penyakit rabun senja, serta menurunkan mortalitas yang berhubungan dengan kehamilan hingga 40%.

Pemberian kapsul vitamin A bagi ibu nifas dapat menaikan jumlah kandungan vitamin A dalam ASI, sehingga akan meningkatkan status vitamin A pada bayi yang disusuinya. ASI merupakan sumber utama vitamin A bagi bayi pada enam bulan kehidupannya dan merupakan sumber yang penting hingga bayi berusia dua tahun.

Artikel terkait dengan postingan kali ini
Manfaat Asam Folat dan Zat Besi untuk ibu hamil

Perilaku Seks Yang Harus Diwaspadai

perilaku seks yang harus diwaspadai, Perilaku seks, mewaspadai perilaku seks, seks bebas, perilaku seks menyimpang, perilaku seks pada remaja, perilaku seks dengan bukan pasangan

Perilaku seks yang harus diwaspadai-Perilaku seseorang terkadang tidak sesuai dengan norma yang telah ada di masyarakat, perilaku tersebut disebut sebagai perilaku menyimpang. Terkadang perilaku manusia berbeda dengan norma-norma yang berlaku dan manusia terlalu jauh melakukan perilaku dari yang seharusnya, salah satu perilaku yang terkadang menyimpang dari norma yang telah ada adalah perilaku seksual. Perilaku seksual merupakan perilaku yang muncul karena adanya dorongan seksual atau kegiatan mendapatkan kesenangan organ seksual melalui berbagai perilaku.

Perilaku seksual yang sehat dan dianggap normal adalah cara heteroseksual, vaginal, dan dilakukan suka sama suka. Sedangkan yang tidak normal (menyimpang) antara lain : sodomi, homoseksual. 

Selama ini perilaku seksual sering disederhanakan sebagai hubungan seksual berupa penetrasi dan ejakulasi. Perilaku seksual secara rinci dapat berupa : 
Berfantasi
Merupakan perilaku membayangkan dan mengimajinasikan aktivitas seksual yang bertujuan untuk menimbulkan perasaan erotisme.
Pegangan tangan 
Aktivitas ini tidak terlalu menimbulkan rangsangan seksual yang kuat namun biasanya muncul keinginan untuk mencoba aktivitas yang lain.
Cium kering
Berupa sentuhan pipi dengan pipi atau pipi dengan bibir.
Cium basah 
Berupa sentuhan bibir ke bibir.
Meraba
Merupakan kegiatan bagian-bagian sensitif rangsang seksual, seperti leher, paha, alat kelamin, dan lain-lain.
Berpelukan 
Aktivitas ini menimbulkan perasaan tenang, aman, nyaman disertai rangsangan seksual (terutama jika mengenai daerah aerogen / sensitif).
Mastrubasi (wanita) Onani (laki-laki)
Perilaku merangsang organ kelamin untuk mendapatkan kepuasan seksual.
Oral seks 
Merupakan aktivitas seksual dengan cara memasukan alat kelamin ke dalam mulut lawan jenis.
Petting
Merupakan seluruh aktivitas non intercourse (hingga menempelkan alat kelamin).
Intercourse (senggama)

Cara Mencegah Penyimpangan Seks Pada Remaja

Cara Mencegah Penyimpangan Seks Pada Remaja-Posting kali ini blog tanya ahli akan mencoba memberikan suatu artikel yang mungkin sangat berguna bagi orang tua maupun remaja yang mengunjungi blog tanya ahli. Artikel kali ini dianggap penting dibaca dan dipahami oleh pengunjung blot tanya ahli karena masalah yang berhubungan dengan kesehatan yang satu ini merupakan masalah kesehatan yang dapat berhubungan dengan berbagai aspek baik kesehatan maupun mental.
cara mencegah penyimpangan seks pada remaja,Cara mencegah, mencegah perilaku seks bebas, perilaku seks remaja, penyimpangan seks pada remaja

Masalah yang sering ditemui remaja dan ditakutkan oleh orang tua dimanapun mereka berada terutama di negeri kita yang kaya akan norma dan budaya adalah masalah yang berseberangan norma dan budaya tersebut. Salah satu aktivitas atau perilaku yang berseberangan dengan norma dan budaya yang blog tanya ahli maksudkan disini adalah masalah perilaku seks menyimpang sehingga pada kali ini akan kami berikan Tips Mencegah Perilaku Seks Menyimpang Pada Remaja.

Banyaknya perilaku seksual yang dapat menyimpang dari norma-norma yang telah ada membuat banyak pihak harus melakukan berbagai langkah untuk mencegah penyimpangan perilaku tersebut. Adapun pencegahan perilaku seksual bebas pada remaja dapat dicegah dengan : 
Oleh remaja
a. Bersikap tegas, katakan “tidak” bila ada teman pria yang mengajak untuk berhubungan intim.
b. Pengendalian diri selama pacaran, jangan terlalu terbawa perasaan dan bila pergi berdua dengan pacar hindari tempat-tempat sepi.
c. Membentengi diri dengan pengetahuan agama.
d. Menghindari sentuhan fisik atau tubuh.
e. Jangan minum alkohol dan obat-obatan terlarang.
f. Pergi bersama teman-teman, jangan pergi sendiri.


2. Oleh orang tua dan guru sekolah 
a. Pendekatan terbaik pada remaja (tidak bersifat menuduh).
b. Menjelaskan tentang gambaran bahaya yang dapat terjadi setelah melakukan hubungan seks usia muda/pra nikah.
c. Membekali anak/siswa dengan pengetahuan agama yang cukup.

Perilaku seks bebas dapat menimbulkan kehamilan diluar nikah, hal ini terjadi karena organ reproduksi wanita memang dipersiapkan untuk kehamilan. Fungsi reproduksi wanita dapat dibagi menjadi dua tahapan utama, yaitu : persiapan tubuh wanita untuk menerima pembuahan dan kehamilan serta masa kehamilan itu sendiri. Reproduksi dimulai dengan perkembangan ovum di dalam ovarium.

Pencegahan perilaku seks bebas juga harus benar-benar dilakukan oleh para orang tua, karena informasi yang salah tentang perilaku seks bebas saat ini lebih mudah didapatkan oleh remaja melalui teknologi, misalnya dengan membuka situs forno di internet. Peran orang tua harus benar-benar dikembalikan pada peran utamanya yaitu menjadi kontrol pertama terhadap perilaku negatif anggota keluarganya. Orang tua harus dapat menciptakan cara baru dalam menyampaikan pemahaman tentang seks kepada remaja.

Artikel Terkait
Menjaga Keperawanan
Impotensi
Cara Mudah Mengetahui Keperawanan Seorang Perempuan
Mitos Salah Tentang Keperawanan

Manfaat Asam Folat dan Zat Besi Untuk Ibu Hamil

Manfaat Asam Folat dan Zat Besi Untuk Ibu Hamil-Wanita pada saat hamil memerlukan zat besi dan asam folat. Kurangnya konsumsi zat di atas dapat menyebabkan anemia, karena zat yang tercantum diatas merupakan zat yang dapat meningkatkan kadar Hb. 
manfaat asam folat dan zat besi untuk ibu hamil, Asam folat, zat besi, manfaat asam folat, manfaat zat besi, manfaat asam folat untuk ibu hamil, manfaat zat besi untuk ibu hamil

Bagi manusia, zat besi diperlukan dalam pembentukkan sel darah merah, yaitu hemoglobin. Fungsi zat besi (Fe) dalam tubuh terutama berkaitan dengan pembentukkan hemoglobin. Pembawa elektron yang mengandung besi (terutama sitokrom) terdapat dalam mitokondria semua sel tubuh dan penting pada sebagian besar oksidasi yang terjadi dalam sel. Oleh sebab itu besi mutlak penting untuk transport oksigen ke jaringan, maupun untuk mempertahankan sistem oksidatif di dalam sel jaringan. 
Folic acid penting untuk pembentukkan neuclic acid dan inti sel. Kekurangan focil acid menyebabkan sintesa neuclic acid tidak adekuat sehingga menyebabkan anemia megaloblastik (anemia pernisiosa). Folic acid dapat merangsang produksi leukosit yang dipakai sebagai obat likopeni agrositosis. Cadangan folic acid dalam tubuh sangat sedikit, antara 5 – 10 µg dan dalam diet folat bebas batas dari dalam darah antara 2 minggu, dan pertukaran megaloblastik terlihat dalam tulang setelah 20 minggu. Hal ini sangat berbeda dengan cadangan vitamin B12 yang berakhir secara individual sekurang-kurangnya 5 tahun. 

Kebutuhan akan folic acid 50 – 100 µg perhari pada wanita normal dan 300 – 400 µg perhari pada wanita hamil sedangkan hamil kembar lebih besar lagi. Ibu hamil memerlukan pembelahan sel dalam perkembangan janin dan organ, ibu memerlukan folic acid. Pemberian folic acid biasanya non toxic dimana alergi (seperti ruam, gatal) sangat jarang terjadi. 

Agar pengunjung blog tanya ahli lebih memahami mengenai zat gizi dan asam folat maka pada kesempatan kali ini blog tanya ahli akan mencoba menerangkan satu persatu mengenai zat besi dan asam folat.

Manfaat Zat Besi (Fe) Untuk Ibu Hamil 
Zat besi adalah unsur logam besi dalam tubuh yang diperlukan oleh kebanyakan organisme kecuali sebagian kecil bakteri. Bagi manusia, zat besi diperlukan dalam pembentukkan sel darah merah, yaitu hemoglobin.
Tubuh mendaur ulang zat besi yaitu ketika sel darah merah mati, zat besi didalamnya dikembalikan lagi ke sumsum tulang untuk digunakan kembali oleh sel-sel darah merah yang baru. 
Fungsi zat besi (Fe) dalam tubuh terutama berkaitan dengan pembentukkan hemoglobin. Pembawa elektron yang mengandung besi (terutama sitokrom) terdapat dalam mitokondria semua sel tubuh dan penting pada sebagian besar oksidasi yang terjadi dalam sel. Oleh sebab itu besi mutlak penting untuk transport oksigen ke jaringan, maupun untuk mempertahankan sistem oksidatif di dalam sel jaringan. 
Untuk memenuhi kebutuhan akan zat besi selama hamil, ibu harus mengkonsumsi zat besi selama hamil, ibu harus mengkonsumsi zat besi sekitar 45 – 50 mg sehari. Kebutuhan ini dapat terpenuhi dari makanan yang kaya akan zat besi, seperti daging berwarna merah, hati, ikan, kuning telur, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, tempe, roti, dan serelai. Agar zat besi lebih mudah diserap, terutama beksi non heme sebaiknya dikonsumsi bersamaan dengan buah-buahan yang mengandung vitamin C.
Ibu hamil dengan masuk zat besi yang terpenuhi akan terhindar dari anemia, karena zat besi bagi ibu hamil dapat meningkatkan kadar Hb sehingga kadar Hb pada ibu tidak akan rendah.

Manfaat Asam Folat Untuk Ibu Hamil 
Asam folat adalah garam dari folic acid atau pteroyglutamate. Kerja dan pemakaiannya sama dengan folic acid, tetapi garam ini khususnya dipakai melalui parenteral. Kata asam folat berasal dari bahasa latih yang berarti daun. 
Asam folat adalah bagian dari vitamin B Kompleks yang dapat diisolasi dari daun hijau, buah segar, kulit, hati, ginjal dan jamur. Asam folat disebut juga dengan folacin atau liver lactobacilus cosil factor dan untuk faktor R atau vitamin B 11. 
Folic acid penting untuk pembentukkan neuclic acid dan inti sel. Kekurangan focil acid menyebabkan sintesa neuclic acid tidak adekuat sehingga menyebabkan anemia megaloblastik (anemia pernisiosa). Folic acid dapat merangsang produksi leukosit yang dipakai sebagai obat likopeni agrositosis. Cadangan folic acid dalam tubuh sangat sedikit, antara 5 – 10 µg dan dalam diet folat bebas batas dari dalam darah antara 2 minggu, dan pertukaran megaloblastik terlihat dalam tulang setelah 20 minggu. Hal ini sangat berbeda dengan cadangan vitamin B12 yang berakhir secara individual sekurang-kurangnya 5 tahun. 
Kebutuhan akan folic acid 50 – 100 µg perhari pada wanita normal dan 300 – 400 µg perhari pada wanita hamil sedangkan hamil kembar lebih besar lagi. Hamil memerlukan pembelahan sel dalam perkembangan janin dan organ, ibu memerlukan folic acid. Pemberian folic acid biasanya non toxic dimana alergi (seperti ruam, gatal) sangat jarang terjadi (Hanafiah, 2006). Asam folat juga dibutuhkan oleh ibu hamil untuk meningkatkan kadar Hb, sehingga konsumsi asam folat yang baik dapat mencegah kejadian anemia pada ibu hamil. 
Salah satu contoh obat yang mengandung asam folat dan diberikan kepada ibu hamil adalah folaxin. Asam folat berperan dalam pertumbuhan janin yang normal serta membantu memelihara kesehatan tubuh. 

Mungkin pada kesempatan posting kali ini hanya sampai disitu blog tanya ahli dapat memberikan informasi kepada para pengunjung tanya ahli, dan jika pengunjung belum mengerti atau memiliki pertanyaan maupun saran bagi blog tanya ahli maka kami sarankan untuk menyampaikannya melalui komentar di setiap artikel kami. Sekian Terima kasih, semoga blog tanya ahli memberikan manfaat bagi anda setiap anda membaca artikel dan kunjungan anda di blog tanya ahli.

ARTIKEL TERKAIT
Manfaat Vitamin A Bagi Wanita
Pedoman Lengkap : Makanan Bagi Ibu Hamil
KEHAMILAN DAN PENTINGNYA PEMERIKSAAN KEHAMILAN

Wednesday, December 30, 2015

Perkembangan Kondisi Janin Dalam Kandungan Ibu

Perkembangan Kondisi Janin Dalam Kandungan Ibu-Janin adalah sosok dari bakal bayi yang akan dilahirkan oleh ibu. Janin dalam kandungan selama ibu mengalami perubahan. Perubahan-perubahan janin yang terjadi dalam kandungan berubah secara bertahap sesuai dengan usia kehamilan atau usia janin.
perkembangan kondisi janin dalam kandungan ibu, Kondisi janin, janin dalam kandungan, perkembangan janin, kandungan ibu

Pada kesempatan ini maka blog tanya ahli akan mencoba memberikan gambaran kepada ibu hamil maupun para pengunjung pada umumnya tentang perkembangan janin dalam kandungan agar sedikitnya ibu mempunyai wawasan keilmuan tentang kondisi bayi dalam kandungan ibu selama dalam kandungan ibu.

Untuk lebih jelasnya silahkan anda baca artikel yang kami berikan kali ini dari mulai usia janin 8 minggu sampai 42 minggu pada kehamilan yang normal, yaitu sebagai berikut :
Perkembangan Kondisi Janin Dalam Kandungan Ibu pada usia 8 minggu 
Keadaan janin pada usia 8 minggu Seluruh organ tubuh utama bayi telah terbentuk meskipun belum berkembang sempurna

Perkembangan Kondisi Janin Dalam Kandungan Ibu pada usia 16 minggu 
Pada saat usia 16 minggu panjang janin sekarang sekitar 16 cm dan bobotnya sekitar 35 gr.

Perkembangan Kondisi Janin Dalam Kandungan Ibu pada usia 20 minggu 
Pada usia 20 minggu janin masih berenang-renang dalam larutan air ketuban. Ia tumbuh dengan pesat, baik dalam bobot maupun panjangnya yang sekarang telah mencapai 25 cm, yaitu separuh dari panjangnya ketika ia dilahirkan nanti dan bobotnya sudah sekitar 340 gram

Perkembangan Kondisi Janin Dalam Kandungan Ibu pada usia 24 minggu 
Pada usia 24 minggu janin panjangnya sekitar 32 cm dan bobotnya 500 gr. Ibu dapat merasakan bagian-bagian tubuh janin yang berbeda dengan menyentuh dinding perutnya.

Perkembangan Kondisi Janin Dalam Kandungan Ibu pada usia 30 minggu 
Pada usia 30 minggu kepala janin sekarang sudah proporsional dengan tubuhnya.

Perkembangan Kondisi Janin Dalam Kandungan Ibu pada usia 36 minggu 
Pada usia 36 minggu janin sudah hampir sepenuhnya berkembang. Sewaktu-waktu ia dapat turun ke rongga panggul ibu.

Perkembangan Kondisi Janin Dalam Kandungan Ibu pada usia 37 – 42 minggu 
Pada usia 37 – 48 minggu maka janin siap lahir. Sementara itu, rambut lanugo (rambut badan) janin telah lenyap meskipun mungkin masih ada yang tersisa dipunggung dan dahinya.

Demikian artikel tentang Perkembangan Kondisi Janin Dalam Kandungan Ibu pada usia janin 28 minggu sampai 42 minggu pada bayi yang normal untuk posting kami kali ini, semoga artikel tentang Perkembangan Kondisi Janin Dalam Kandungan Ibu pada usia 28 minggu sampai 42 minggu yang dapat kami berikan kepada anda untuk menambah pengetahuan pengunjung tentang kehamilan khususnya.

ARTIKEL TERKAIT
Keunikan Rahim
Yang Harus Dihindari Ibu Hamil Saat Berhubungan Intim
Hubungan Seks Ketika Hamil
KEHAMILAN DAN PENTINGNYA PEMERIKSAAN KEHAMILAN
Senam Hamil Untuk Mempermudah Persalinan

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com